batampos - Warga Desa Tarempa Selatan mengeluhkan sinyal jaringan telekomunikasi milik provider Telkomsel yang mengalami gangguan.
Warga setempat, Prengky Tanjung mengatakan kondisi ini sudah berlangsung sejak dua minggu belakangan.
"Sinyal ada sih, tapi hilang timbul. Susah kita mau nelfon orang kalau ada hal penting. Kalau pun mau nelfon terpaksa turun ke bawah (Tarempa Kota)," ujar Prengky Tanjung, Selasa, (8/4).
Selain itu, sinyal kerap hilang saat kondisi sedang mati listrik. Seharusnya, kondisi ini tidak akan terjadi karena di setiap tower pemancar sinyal terdapat baterai yang menghandle ketika listrik padam.
"Kalau kondisi listrik mati sinyal hilang itu sudah lama. Belum ada perbaikan, kita minta pihak yang berwenang untuk memperbaiki lah," tutur Prengky.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Dismominfotik) Anambas, Jeprizal mengatakan kondisi sinyal di Desa Tarempa Selatan sudah ia laporkan ke Telkomsel untuk ditindaklanjuti.
Dari hasil koordinasi dengan provider, diketahui bahwa ada kerusakan pada baterai tower. Hal ini menjadi penyebab distribusi sinyal jadi terhambat.
"Kita akan follow up lagi ke provider agar segera dilakukan pergantian baterai. Biar kondisi ini tidak terus terjadi," ujar Jeprizal.
Dia menjelaskan kondisi ini tidak hanya terjadi di Tarempa Selatan saja. Melainkan di daerah lain seperti Tiangau, Letung dan Nyamuk juga terjadi.
"Kemarin di Arung Hijau (Tiangau) juga begitu saya dapat laporan dari warga. Saya rasa akan kumpulkan data dimana saja yang kondisinya gangguan. Nanti kita minta provider untuk memperbaiki semuanya," pungkas Jeprizal. (*)
Editor : Tunggul Manurung