batampos– Ratusan warga Kecamatan Siantan menyerbu Lapangan Apel Lanal Tarempa pada Kamis (18/9) pagi.
Kerumunan warga yang didominasi oleh kaum perempuan ini tampak antusias berbelanja sembako murah yang dijual prajurit TNI Angkatan Laut.
Barang kebutuhan pokok yang dijajakan cukup lengkap. Mulai dari beras, minyak goreng, mie instan, bumbu penyedap rasa, telur, hingga tepung tersedia dengan harga miring.
Raisa, salah seorang warga Desa Pesisir Timur, mengaku sengaja menghentikan langkahnya saat melintas di depan Mako Lanal Tarempa.
Niat awalnya ingin berbelanja di pasar, namun berubah setelah mengetahui ada pasar murah.
“Disini harga benar-benar di bawah grosir. Sangat membantu di tengah kondisi ekonomi yang lagi sulit. Kalau bisa kegiatan seperti ini jangan hanya sekali-sekali,” kata Raisa.
Ia juga mengapresiasi inisiatif TNI yang ikut turun tangan meringankan beban masyarakat.
Menurutnya, kehadiran pasar murah ini menjadi bukti nyata kepedulian tentara terhadap rakyat.
“Ini bukan hanya soal harga sembako, tapi soal rasa kebersamaan. Kami merasa diperhatikan, itu yang paling penting,” tambahnya.
Suasana pasar murah terlihat ramai sejak pagi. Warga rela antre demi mendapatkan kebutuhan dapur dengan harga lebih terjangkau.
Danlanal Tarempa, Letkol Laut (P) Romi Sitorus, menegaskan bahwa pelaksanaan pasar murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, sesuai dengan slogan TNI Manunggal dengan Rakyat.
“Pasar murah ini juga kami jalankan dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-79 yang jatuh pada 5 Oktober mendatang,” ujar Romi Sitorus.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar bagi-bagi sembako murah, tetapi juga untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang terdampak kondisi ekonomi saat ini.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran TNI, bukan hanya dalam hal pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.
Romi menambahkan, pasar murah ini akan terus dievaluasi dan tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan kembali di momen-momen tertentu, melihat tingginya antusiasme warga.
“Selama masyarakat masih membutuhkan, kami akan hadir. Bagi kami, senyum ibu-ibu ketika membawa pulang sembako murah jauh lebih berharga dari sekadar acara seremonial,” tutup Danlanal. (*)
Editor : Tunggul Manurung