Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kakek Warga Desa Air Putih, Anambas, Hilang Misterius, Sebelumnya Diketahui Mengidap Dimensia

Ihsan Imaduddin • Rabu, 22 Oktober 2025 | 20:59 WIB
Tim SAR saat melakukan breafing sebelum melanjutkan pencariam kakek berusia 73 tahun yang hilang di Desa Air Putih.
Tim SAR saat melakukan breafing sebelum melanjutkan pencariam kakek berusia 73 tahun yang hilang di Desa Air Putih.

batampos- Seorang kakek bernama Abdul Rani (73) warga Dusun Penebung, Desa Air Putih, Kecamatan Siantan, dilaporkan hilang setelah tidak kembali dari kebunnya sejak Senin (20/10) pagi.

Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Menurut informasi, Abdul Rani pamit kepada keluarganya untuk pergi ke kebun seperti biasa pada pagi hari.

Namun hingga sore, ia tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarga yang cemas kemudian berupaya mencari secara mandiri, namun hasilnya nihil.

“Karena tak kunjung pulang, besoknya (Selasa, 21/10) baru melapor ke kami untuk dilakukan pencarian,” ujar Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman, kepada Batam Pos, Rabu (22/10).

Tim SAR Natuna bersama warga langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian di sekitar kebun tempat Abdul Rani biasa bekerja. Namun, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Kita sudah menyisir jalur yang selalu dilewati korban. Semalam dan hari ini belum kita temukan tanda-tanda korban,” tambah Abdul Rahman.

Diketahui, Abdul Rani memiliki riwayat penyakit dimensia, yang diduga membuatnya kesulitan mengenali jalan pulang atau mengingat arah.

Hal ini menjadi salah satu faktor yang diduga kuat menyebabkan ia tersesat di area kebun.

Pencarian difokuskan di koordinat 3°08'32.11" LU dan 106°18'17.67" BT, tepatnya di sekitar wilayah Dusun Penebung, Desa Air Putih.

Tim gabungan menggunakan metode pencarian darat dengan menyisir area perbukitan dan kebun warga.

Selain tim Basarnas, pencarian juga melibatkan aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat.

Mereka turut membantu dengan menyisir jalur alternatif yang mungkin dilewati korban.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung. Kantor SAR Natuna terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memberikan informasi terbaru mengenai hasil pencarian.

Basarnas juga mengimbau masyarakat yang menemukan atau melihat tanda-tanda keberadaan Abdul Rani untuk segera melapor ke pihak berwenang agar pencarian dapat segera dituntaskan. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#kakek #hilang