batampos- Mantan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra, kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2025–2030.
Wan Zuhendra terpilih melalui Konferensi Cabang (Konfercab) PDI-P Kabupaten Anambas yang digelar pada Sabtu (13/12).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan diikuti seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 10 kecamatan di Anambas.
Konfercab menjadi forum tertinggi partai di tingkat kabupaten untuk menentukan kepemimpinan serta menyusun arah perjuangan partai lima tahun ke depan.
Dalam kegiatan itu, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Provinsi Kepulauan Riau turut hadir. Jumaga Nadeak hadir mewakili Ketua DPD PDI-P Kepri, Soerya Respationo atau yang akrab disapa Romo.
Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan penuh kekeluargaan. Seluruh PAC memberikan pandangan dan dukungan dalam forum tersebut.
Salah satu kader PDI-P Anambas, Yusli, menyampaikan bahwa terpilihnya kembali Wan Zuhendra menunjukkan kepercayaan kader terhadap kepemimpinannya.
“Alhamdulillah proses pemilihan ketua sudah selesai. Pak Wan Zuhendra masih dipercaya untuk memimpin kembali,” ujar Yusli.
Dalam kepengurusan periode 2025–2030, Wan Zuhendra akan didampingi Syamsil Umri sebagai Sekretaris DPC PDI-P Anambas. Sementara itu, posisi Bendahara DPC PDI-P Anambas dipercayakan kepada Yusli.
Pengurus DPD PDI-P Kepri, Jumaga Nadeak, mengatakan Konfercab tidak hanya bertujuan memilih ketua, tetapi juga menjadi ajang evaluasi kinerja pengurus selama lima tahun terakhir.
“Dengan terpilih kembali Wan Zuhendra, ini menunjukkan kader merasa puas dengan kinerja beliau selama memimpin,” kata Jumaga.
Ia berharap PDI-P di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat terus berkembang dan semakin solid dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Jumaga juga menargetkan adanya peningkatan perolehan kursi PDI-P di DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas pada pemilu mendatang, meski sebelumnya partai telah dua periode menduduki kursi pimpinan sebagai Wakil Ketua I DPRD. (*)
Editor : Tunggul Manurung