Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hari Ibu ke-97 di Anambas: Emak-Emak Berkarya, Ekonomi Bergerak

Ihsan Imaduddin • Kamis, 25 Desember 2025 | 15:17 WIB
Kaum ibu-ibu unjuk kebolehan menari di acara puncak Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (24/12) malam. F. Prengky Tanjung untuk Batam Pos
Kaum ibu-ibu unjuk kebolehan menari di acara puncak Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (24/12) malam. F. Prengky Tanjung untuk Batam Pos

batampos – Puncak peringatan Hari Ibu ke-97 di Kabupaten Kepulauan Anambas berlangsung meriah dan penuh makna. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Tarempa, Rabu (24/12) malam, dengan dihadiri ratusan kaum ibu dari berbagai organisasi perempuan dan kecamatan.

Sejak sore hari, para peserta telah memadati gedung dengan mengenakan kebaya beragam warna dan model, menciptakan suasana semarak yang mencerminkan keanggunan sekaligus kekuatan perempuan Anambas dalam menjaga budaya dan peran strategis di tengah keluarga dan masyarakat.

Tidak hanya berkebaya, sebagian ibu-ibu juga tampil dengan kostum unik dan kreatif untuk menampilkan tarian daerah dan kreasi seni. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan. Gerakan yang luwes dan penuh semangat menunjukkan bahwa kaum ibu tidak hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan budaya.

Sebelum acara puncak, sejak siang hari para ibu mengikuti lomba memasak makanan sehat berbahan dasar ikan. Perlombaan ini diikuti perwakilan organisasi wanita dan kelompok ibu dari berbagai desa di Anambas.

Beragam menu kreatif ditampilkan, mulai dari olahan ikan laut hingga ikan tawar yang dipadukan dengan sayur dan rempah lokal. Penilaian tidak hanya dari cita rasa, tetapi juga kandungan gizi, kebersihan, dan cara penyajian, sebagai upaya mendorong pola makan sehat bagi keluarga, khususnya anak-anak.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kepulauan Anambas, Kustiorini, mengatakan bahwa peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran besar kaum ibu dalam membangun dan membina rumah tangga.

Menurutnya, ibu merupakan pondasi utama keluarga, tempat nilai kehidupan, pendidikan, dan karakter anak dibentuk sejak usia dini. Ia juga menegaskan bahwa aktivitas kaum ibu memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Dari emak-emak inilah ekonomi berputar, karena rajin belanja ke pasar. Bahkan emak-emak juga berinovasi, menghasilkan sesuatu yang layak dijadikan uang untuk menambah ekonomi keluarga,” ujar Kustiorini.

Di tengah tantangan zaman, lanjutnya, ibu dituntut tidak hanya cakap mengurus rumah tangga, tetapi juga mampu melihat peluang usaha dan mengelola keuangan keluarga secara bijak.

Lebih dari itu, peran terpenting seorang ibu adalah menyiapkan generasi penerus bangsa. Pendidikan, akhlak, dan mental anak sangat bergantung pada bagaimana ibu membimbing dan mendidik di rumah.

“Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Jika ibu kuat, cerdas, dan berakhlak baik, maka anak-anak akan tumbuh menjadi generasi berkualitas bagi bangsa,” tutupnya.

Melalui peringatan Hari Ibu ke-97 ini, diharapkan kaum perempuan di Anambas semakin percaya diri, berdaya, dan terus berkontribusi dalam mewujudkan keluarga sejahtera serta masa depan bangsa yang lebih baik. (*)

Editor : M Tahang