Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Malam Tahun Baru di Anambas Berpotensi Diguyur Hujan dan Gelombang Tinggi

Ihsan Imaduddin • Senin, 29 Desember 2025 | 17:24 WIB
BMKG prediksi Anambas diguyur hujan lebat saat malam tahun baru. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos
BMKG prediksi Anambas diguyur hujan lebat saat malam tahun baru. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas akan diwarnai hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Prakirawan BMKG Tarempa, Jumiati Marbun, menjelaskan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer yang saat ini aktif di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Anambas.

Menurutnya, Anambas masih berada pada puncak musim hujan yang dipicu oleh Monsun Asia. Selain itu, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.

Tak hanya itu, suhu muka laut yang hangat di perairan Laut Natuna Utara juga berperan memperkuat proses terbentuknya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Anambas masih berada pada puncak musim hujan yang dipengaruhi Monsun Asia, MJO, serta suhu muka laut yang hangat di Laut Natuna Utara. Karena itu, peluang hujan pada malam pergantian tahun cukup tinggi,” ujar Jumiati, Senin (29/12).

Selain hujan, BMKG juga memprediksi peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang laut. Tinggi gelombang di perairan Anambas dan Laut Natuna Utara diperkirakan berada di kisaran 1,5 hingga 3 meter, bahkan berpotensi lebih tinggi di sejumlah titik.

Kondisi tersebut dinilai berbahaya, terutama bagi kapal kecil, kapal nelayan, dan speedboat yang kerap digunakan masyarakat untuk aktivitas transportasi dan wisata antar pulau.

“Kondisi gelombang ini sangat berisiko bagi kapal kecil, kapal nelayan, maupun speedboat. Masyarakat yang berencana menyeberang pulau saat malam tahun baru harus ekstra waspada,” tegas Jumiati.

BMKG menilai, dengan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, malam pergantian tahun di Anambas tidak ideal untuk aktivitas luar ruangan maupun wisata laut. Risiko kecelakaan laut dan gangguan aktivitas masyarakat diperkirakan cukup tinggi jika tetap memaksakan kegiatan di tengah cuaca buruk.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat Anambas agar merayakan malam tahun baru di tempat yang aman dan terlindung, serta mengutamakan keselamatan. (*)

Editor : M Tahang
#gelombang tinggi #malam tahun baru #hujan lebat