Ekspor Ikan Napoleon dan Kerapu Hidup Anambas Jalan Lagi, Harga Jual Nelayan Malah Turun Jadi Rp250 Ribu per Kg
Ihsan Imaduddin• Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:00 WIB
BUPATI Anambas Aneng saat mengunjungi budidaya ikan kerapu. Ikan Kerapu asal Anambas mulai diekspor kxmbali ke Hong Kong. F Ihsan/Batam Pos
Batampos - Dibukanya kembali ekspor ikan hidup dari Kabupaten Kepulauan Anambas ke Hong Kong belum sepenuhnya memberikan dampak positif bagi nelayan. Pasalnya, harga ikan hidup justru mengalami penurunan dibandingkan sebelum ekspor terhenti.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan (DPPP) Kabupaten Kepulauan Anambas, Arcan Iskandar, mengatakan, harga ikan hidup saat ini berada di kisaran Rp250 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga jual ikan hidup sempat mencapai Rp300 ribu per kilogram.
“Memang harga turun, kemungkinan dipengaruhi oleh harga pasaran di Hong Kong,” ujar Arcan ketika ditemui kemarin.
Ia memastikan, pada pengiriman perdana ini tidak ada komoditas ikan Napoleon yang diekspor ke Hong Kong. “Untuk ikan Napoleon tidak ada dikirim ke Hong Kong,” tegasnya.
Meski harga masih menurun, pemerintah daerah optimistis aktivitas ekspor yang kembali berjalan akan berdampak positif bagi perekonomian nelayan dalam jangka panjang. Terlebih, mulai tahun ini Anambas akan dilayani oleh dua kapal khusus pengangkut ikan hidup.
Dengan tambahan armada tersebut, aktivitas ekspor diharapkan bisa berlangsung lebih rutin setiap bulan. Pemerintah daerah berharap keberlanjutan ekspor dapat menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
“Harapan Bupati, setiap bulan ada ekspor sehingga ekonomi bisa terus berputar,” pungkasnya. (*)