Narkoba Jadi Ancaman Pesisir Anambas Saat Musim Utara
Ihsan Imaduddin• Sabtu, 17 Januari 2026 | 18:30 WIB
Ilusrtasi sabu-sabu.
Batampos - Masyarakat pesisir Kabupaten Kepulauan Anambas menghadapi ancaman serius saat musim utara. Selain sampah, terdamparnya narkoba di kawasan pantai pemukiman warga juga selalu terjadi.
Beberapa kali, warga pesisir Anambas menemukan paket narkoba jenissabu hingga kokainyang terdampar di pantai. Narkoba tersebut umumnya terbungkus rapi dan diduga berasal dari jalur laut internasional yang memanfaatkan arus kuat musim utara.
Temuan tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama karena lokasi penemuan kerap berada dekat dengan pemukiman warga.
Kapolres Kepulauan Anambas,AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan barang mencurigakan di pesisir pantai.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuh atau menyimpan barang yang diduga narkoba. Segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat kami tindaklanjuti," tegas Kapolres.
Berdasarkan data Batam Pos, sepanjang 2025, hampir10 kilogram sabuditemukan terdampar di beberapa titik pesisir pemukiman warga. Narkoba tersebut umumnya dibungkus dalam kemasan teh China bertuliskanChinese Pin Wei.
Musim utara kerap dimanfaatkan jaringan narkoba untuk menyelundupkan barang haram melalui jalur laut dengan memanfaatkan arus dan gelombang besar.
“Kami tetap siaga dengan meningkatkan patroli laut serta pengawasan wilayah pesisir selama musim utara berlangsung,” ujarnya.
Ia berharap peran aktif masyarakat dapat membantu aparat kepolisian menjaga wilayah Kepulauan Anambas dari ancaman peredaran narkoba sekaligus pencemaran lingkungan laut. (*)