Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Viral Video Kurir Ekspedisi Pengiriman Banting Paket di Anambas, Warga Khawatir Barang Kiriman Rusak

Ihsan Imaduddin • Kamis, 22 Januari 2026 | 18:45 WIB

TANGKAPAN layar karyawan J&T Anambas membanting paket konsumen saat hendak memasukkan kedalam gudang. F Ist untuk Batam Pos
TANGKAPAN layar karyawan J&T Anambas membanting paket konsumen saat hendak memasukkan kedalam gudang. F Ist untuk Batam Pos

Batampos - Sebuah video berdurasi 1 menit 40 detik yang memperlihatkan aksi seorang kurir J&T Express membanting paket konsumen viral di media sosial dan menuai reaksi keras dari masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria memindahkan karung berisi paket dari atas kendaraan bak terbuka menuju area kantor J&T Express. Namun, paket-paket itu diduga tidak diturunkan secara perlahan, melainkan dilempar ke bawah sebelum dimasukkan ke gudang.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di kantor J&T Express kawasan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Senin (19/1/2026) malam.

Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan grup percakapan WhatsApp, salah satunya grup Info Anambas Kite (IAK). Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan dan kekhawatiran terhadap keamanan barang kiriman.

Baca Juga: Bus Sekolah Rusak Berbulan-bulan, Siswa Desa Marok Kecil Terpaksa Jalan Kaki ke Sekolah

“Habislah barang. Kena campak macam tu,” tulis salah satu anggota grup WhatsApp.

Warga lain mempertanyakan keselamatan paket yang berisi barang elektronik maupun barang pecah belah. “Gimana kalau barang elektronik atau pecah belah ye??” tulis warga lainnya.

Tak sedikit pula yang menilai aksi tersebut dapat merugikan konsumen, baik yang menggunakan sistem pembayaran di tempat (COD) maupun yang telah membayar terlebih dahulu.

“Kan rugi si pembeli yang COD atau yang sudah bayar duluan,” tulis warga lain.

Meski demikian, sebagian warganet mengimbau agar persoalan tersebut disikapi secara bijak dan tidak berujung pada tindakan berlebihan.

“Harus ditegur baik-baik, jangan komplain kasar. Kasihan juga, nanti yang kerja bisa diberhentikan, padahal ada kebutuhan keluarga,” tulis seorang warga. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#anambas #j&t #kurir paket