Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kas Daerah Terbatas, Pemkab Anambas Gandeng Perusahaan Migas Bangun Gedung Serbaguna Kute Siantan

Ihsan Imaduddin • Rabu, 28 Januari 2026 | 09:30 WIB

BUPATI Anambas, Aneng didampingi perwakilan Perusahaan Migas melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Masyarakat Kute Siantan, Selasa (26/1/2026). F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
BUPATI Anambas, Aneng didampingi perwakilan Perusahaan Migas melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Masyarakat Kute Siantan, Selasa (26/1/2026). F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos -  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas resmi memulai pembangunan Gedung Serbaguna peruntukan bagi masyarakat Kecamatan Kute Siantan. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, pada Selasa (27/1/2026).

Gedung Serbaguna Kute Siantan nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan masyarakat, mulai dari rapat, musyawarah, kegiatan sosial, hingga aktivitas kepemudaan di wilayah tersebut.

Menariknya, pembangunan gedung ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dengan perusahaan migas yang beroperasi di daerah itu, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Bupati Anambas, Aneng, mengatakan pembangunan Gedung Serbaguna tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini belum memiliki fasilitas representatif untuk berkegiatan bersama.

Baca Juga: Ombudsman Kepri Terima 156 Laporan Sepanjang 2025, Terbanyak di Batam

“Sejak Kute Siantan menjadi kecamatan, belum ada gedung yang bisa menampung masyarakat untuk berkegiatan. Ini menjadi kebutuhan dasar yang harus kita penuhi,” ujar Aneng.

Aneng mengakui kondisi keuangan daerah dalam setahun terakhir masih belum stabil. Hal itu berdampak pada terbatasnya kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan sejumlah program pembangunan.

“Kondisi kas daerah kita memang masih oleng. Karena itu, kami memilih jalan kolaborasi dengan pihak swasta dibandingkan harus berutang ke bank. Kolaborasi ini jauh lebih sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Menurut Aneng, keterlibatan perusahaan migas melalui dana CSR menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan anggaran daerah. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan swasta perlu terus diperkuat demi keberlanjutan pembangunan.

“Ini bukti bahwa dengan kerja sama, kebutuhan masyarakat tetap bisa kita jawab meskipun kondisi keuangan daerah belum sepenuhnya pulih,” tambah Ketua Partai Demokrat Kepri tersebut. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#anambas #Kute Siantan #Pembangunan Gedung Serbaguna #Bupati Aneng