batampos – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimanfaatkan insan pers Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Puskesmas Letung untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, puluhan warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di Letung, Senin (9/2/2026).
Sejak pagi, warga tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut. Peserta berasal dari berbagai kelompok usia, dengan mayoritas merupakan lanjut usia (lansia).
Berdasarkan data panitia, sebanyak 80 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan. Para peserta terlihat tertib mengantre, sebagian didampingi anggota keluarga, sementara lainnya datang secara mandiri meski memiliki keterbatasan fisik.
Kepala Puskesmas Letung, Adi Mulyanto Manurung, mengatakan pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol. Layanan ini difokuskan pada deteksi dini penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat.
“Pemeriksaan yang kita lakukan meliputi cek gula darah, asam urat, dan kolesterol,” ujar Manurung di sela kegiatan.
Dari hasil pemeriksaan, petugas kesehatan menemukan cukup banyak warga yang terindikasi mengalami hipertensi, diabetes, dan asam urat. Temuan tersebut didominasi oleh peserta dari kelompok usia lanjut.
Sebagai tindak lanjut, Puskesmas Letung memberikan obat-obatan secara gratis kepada warga sesuai hasil pemeriksaan masing-masing. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi singkat mengenai pola hidup sehat, pengaturan pola makan, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Kami ingin masyarakat lebih sadar bahwa pencegahan itu penting. Dengan pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat, penyakit bisa dikendalikan sejak dini,” tegas Manurung.
Selain layanan pemeriksaan kesehatan, Puskesmas Letung juga membuka pengobatan gratis bagi warga dengan keluhan ringan, seperti demam, batuk, nyeri badan, hingga perawatan luka ringan. Seluruh layanan diberikan langsung oleh tenaga kesehatan secara profesional dan humanis.
Salah seorang warga, Gofar (56), mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Ia menyebut selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan karena jarak dan keterbatasan transportasi.
“Saya jarang ke Puskesmas karena jauh dan tidak ada yang mengantar. Kegiatan seperti ini sangat membantu,” ujarnya.
Gofar berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin. Menurutnya, pola pelayanan jemput bola sangat dibutuhkan, khususnya bagi warga lansia.
“Kalau bisa sering dibuat. Kami orang tua ini kadang mau berobat susah, jadi kalau petugas yang datang langsung ke masyarakat tentu sangat membantu,” harapnya. (*)
Editor : M Tahang