Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Lapor Pak, Lampu PJU di Tarempa Selatan Padam dan Sangat Membahayakan Pengguna Jalan di Malam Hari

Ihsan Imaduddin • Jumat, 13 Maret 2026 | 20:00 WIB

 

Suasana dan kondisi lampu PJU yang mati di kawasan Tarempa Selatan. Pada malam hari, jalan ini gelap gulita tanpa adanya penerangan. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Suasana dan kondisi lampu PJU yang mati di kawasan Tarempa Selatan. Pada malam hari, jalan ini gelap gulita tanpa adanya penerangan. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang kawasan Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dilaporkan padam hampir satu tahun terakhir. Kondisi ini membuat ruas jalan di kawasan tersebut gelap gulita saat malam hari.

Minimnya penerangan dinilai membahayakan masyarakat yang melintas, terutama pengendara sepeda motor maupun mobil yang masih beraktivitas pada malam hari.

Di sejumlah titik, kondisi jalan bahkan memiliki tikungan tajam sehingga jarak pandang pengendara menjadi sangat terbatas. Situasi ini dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga Tarempa Selatan, Prengky Tanjung, mengatakan masyarakat sudah cukup lama merasakan kondisi gelap di jalur tersebut.

“Suasananya gelap, jadi takut kalau mau keluar sendirian. Apalagi di bagian tikungan, aduh gelap kali takut dari arah berlawanan ada motor datang nabrak kita pula,” ujar Prengky Tanjung, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, lampu PJU yang tidak berfungsi berada di beberapa titik di sepanjang jalan tersebut dan diperkirakan jumlahnya mencapai belasan unit.

Baca Juga: Kejari Batam Teliti Berkas Tragedi Ledakan Kapal Federal II

Lampu-lampu yang padam itu berada mulai dari kawasan kuburan Cina di bawah Bukit Tengkorak hingga jalur menanjak menuju Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Meski masih ada beberapa lampu yang terlihat menyala, jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak mampu menerangi seluruh ruas jalan.

Prengky menjelaskan, lampu penerangan jalan tersebut menggunakan sistem panel surya. Namun warga tidak mengetahui secara pasti penyebab lampu tersebut tidak berfungsi.

“Dilihat-lihat model PJU ini menggunakan panel surya. Kami pun tidak tahu padamnya kenapa, apakah komponennya dicuri atau seperti apa. Yang jelas hampir setahun lampu ini padam,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan perbaikan agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat pada malam hari dapat berlangsung dengan lebih aman. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Lampu PJU Tarempa #Lampu Padam