Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Harga Tiket Wings Air Batam–Letung Melonjak, Kini Capai Rp 1,9 Juta

Ihsan Imaduddin • Jumat, 10 April 2026 | 16:55 WIB
Calon penumpang saat mengantri untuk chek in sebelum naik ke dalam pesawat di Bandara Letung. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Calon penumpang saat mengantri untuk chek in sebelum naik ke dalam pesawat di Bandara Letung. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos - Kenaikan harga tiket pesawat Wings Air rute Batam–Letung dalam dua hari terakhir menjadi sorotan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas. Harga tiket dilaporkan naik sekitar Rp 200 ribu dari tarif sebelumnya.

Sebelumnya, harga tiket pesawat berada di kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 1,6 juta per orang. Namun kini, harga tersebut meningkat menjadi sekitar Rp 1,8 juta hingga Rp 1,9 juta.

Kenaikan harga ini terjadi setelah Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa harga avtur mengalami kenaikan hingga 70 persen akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, pihak Bandara Letung belum dapat memastikan bahwa kenaikan harga tiket pesawat tersebut secara langsung disebabkan oleh naiknya harga avtur.

Kepala Bandara Letung, Denny Armanto, membenarkan adanya kenaikan harga tiket untuk rute Batam–Letung. Ia menyebutkan bahwa informasi tersebut dapat dilihat melalui aplikasi pemesanan tiket.

“Kalau karena harga avtur saya kurang tahu. Tapi kalau dilihat dari Traveloka memang saat ini harga tiket Rp 1,8 juta hingga Rp 1,9 juta lebih,” ujar Denny Armanto, Jumat (10/4/2026).

Denny menjelaskan, saat ini tingkat keterisian penumpang dari Batam menuju Letung mengalami peningkatan, dengan okupansi kursi mencapai sekitar 70 persen.

Namun untuk penerbangan dari Letung menuju Batam, tingkat keterisian kursi justru masih berada di bawah 50 persen.

Penerbangan rute Batam–Letung sendiri dilayani oleh maskapai Wings Air menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 dengan kapasitas 72 kursi penumpang.

Baca Juga: Diablo 4: Lord of Hatred Pamer Intro Gameplay, Skovos dan Bos Baru Terungkap

Sementara itu, untuk rute Tanjungpinang–Letung yang dilayani maskapai Susi Air, harga tiket tidak mengalami kenaikan karena adanya subsidi dari pemerintah.

“Harga Susi Air dari Tanjungpinang Rp 608 ribu, dan kalau dari Letung Rp 556 ribu,” jelas Denny.

Ia juga menambahkan bahwa tingkat keterisian kursi pada penerbangan Susi Air selalu penuh, karena harga tiket yang relatif lebih terjangkau dibandingkan penerbangan lainnya.

Denny juga mengungkapkan bahwa Bandara Letung tidak menyediakan penjualan avtur. Biasanya, pesawat telah mengisi bahan bakar penuh dari bandara asal sebelum terbang menuju Letung.

Di sisi lain, masyarakat Kepulauan Anambas mengeluhkan tingginya biaya perjalanan menggunakan pesawat. Selain harga tiket yang mahal, penumpang juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi lanjutan.

Seorang warga, Afrizal, menyebutkan bahwa total biaya perjalanan bisa mencapai sekitar Rp 2,3 juta per orang, termasuk tiket kapal dari Tarempa ke Letung sebesar Rp 200 ribu dan ongkos taksi dari Pelabuhan Padang Melang sekitar Rp 100 ribu.

Baca Juga: Kasus Ibu dan Bayi Meninggal di Kos, DP3AP2KB Tekankan Pentingnya Pelaporan

“Belum lagi bayar taksi dari pelabuhan, ya habis juga Rp 2,3 juta hanya untuk naik pesawat. Itu baru sendirian,” ujarnya.
Afrizal mengaku hanya akan 

menggunakan pesawat jika ada keperluan penting atau dalam kondisi darurat. Untuk perjalanan biasa, ia memilih menggunakan kapal laut karena biayanya lebih terjangkau.

“Kalau tidak mendesak, saya lebih pilih naik kapal. Harganya lebih bersahabat,” katanya.

Masyarakat berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk menekan harga tiket pesawat, seperti menambah subsidi, membuka lebih banyak rute penerbangan, serta memastikan tarif tetap terjangkau bagi warga di wilayah kepulauan agar mobilitas tidak terhambat. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Harga Tiket Pesawat Naik #Penerbangan Batam-Letung #wings air