Batampos - Seorang nelayan asal Desa Mubur, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, Arman,46, nyaris kehilangan nyawa setelah kapal pompong yang digunakannya memancing tertabrak kapal yacht berbendera Jerman di perairan Pulau Ucing, Kamis (30/4/2026) subuh.
Insiden tersebut terjadi saat Arman sedang memancing seorang diri di laut. Ia mengaku tidak menyadari adanya kapal besar yang mendekat hingga tabrakan tak terhindarkan.
“Waktu itu saya lagi mancing sendirian. Tiba-tiba terdengar dentuman keras, pas saya lihat pompong saya sudah hancur dan ada kapal yacht di dekat saya,” ujar Arman saat ditemui siang ini.
Baca Juga: Australia Eliminasi Trachoma, Jadi Negara ke-30 yang Bebas Penyakit Penyebab Kebutaan
Benturan keras membuat pompong milik Arman rusak parah hingga tenggelam. Dalam kondisi panik, ia langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Beruntung, anak buah kapal (ABK) yacht segera menyadari kejadian tersebut dan melakukan penyelamatan. Arman kemudian dievakuasi ke atas kapal dalam kondisi selamat.
Saat berada di dalam yacht, Arman sempat bertemu dengan pemilik kapal bernama Buehring, warga negara Jerman. Komunikasi berlangsung dengan bantuan penerjemah bahasa Inggris.
“Pas di dalam yacht, saya bertemu pemiliknya. Kami dibantu orang yang bisa bahasa Inggris,” katanya.
Diketahui, yacht tersebut baru bertolak dari Tarempa setelah berlibur di Anambas dan akan melanjutkan perjalanan internasional.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, mengingat perairan Anambas juga kerap dilintasi kapal-kapal wisata asing berukuran besar. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak