batampos – Hamparan laut biru, pasir putih yang masih bersih, serta gugusan pulau hijau menjadi daya tarik utama Kabupaten Kepulauan Anambas. Daerah perbatasan di Provinsi Kepulauan Riau itu dikenal memiliki keindahan alam yang masih asri dan belum banyak tersentuh pembangunan besar.
Keindahan Anambas tidak hanya terlihat dari panorama pantainya, tetapi juga suasana alam yang tenang dan nyaman. Air laut yang jernih membuat dasar perairan terlihat jelas dari bibir pantai, sementara hembusan angin sejuk dan ombak yang relatif tenang membuat wisatawan betah berlama-lama menikmati suasana.
Tak heran jika Anambas mulai dilirik wisatawan domestik hingga mancanegara. Selama ini, sektor wisata di daerah tersebut lebih banyak mengandalkan panorama alam, aktivitas memancing, menyelam, hingga wisata santai di tepi pantai.
Baca Juga: Turis di Berlin Bisa Dapat Tiket Wisata Gratis Cuma dengan Pungut Sampah
Namun, tren wisata kini mulai bergeser ke konsep sport tourism atau wisata olahraga yang memadukan rekreasi dengan aktivitas fisik. Sayangnya, destinasi wisata pantai di Anambas yang menawarkan konsep tersebut masih tergolong minim.
Kini, sebuah konsep wisata baru mulai hadir di Pulau Siantan melalui Pantai Flower Dolphin yang berada di kawasan Pasir Manang, Desa Tarempa Timur.
Lokasi pantai ini cukup mudah dijangkau. Dari pusat Kota Tarempa, pengunjung hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit menggunakan sepeda motor.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi, wisatawan disuguhi pemandangan laut dan pepohonan hijau yang masih alami. Setibanya di lokasi, pengunjung langsung disambut hamparan pantai bersih dengan air laut berwarna biru kehijauan.
Yang membedakan Pantai Flower Dolphin dengan pantai lainnya di Anambas adalah hadirnya berbagai wahana olahraga air yang dapat dinikmati pengunjung.
Di lokasi tersebut, wisatawan tidak hanya berenang, tetapi juga dapat mencoba kano, sepeda air, banana boat, hingga snorkeling. Kehadiran wahana permainan itu membuat suasana pantai lebih hidup dan interaktif.
Pengelola Pantai Flower Dolphin, Marulam Siahaan atau yang akrab disapa Bang Jack, mengatakan konsep wisata olahraga sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman baru bagi wisatawan.
“Kalau selama ini orang datang ke pantai hanya duduk makan lalu berenang dan pulang, sekarang kita coba kasih pengalaman berbeda supaya lebih berkesan,” ujarnya, Selasa (19/5).
Menurut Bang Jack, Pantai Flower Dolphin baru beroperasi sekitar satu bulan, namun antusias masyarakat mulai terlihat terutama saat akhir pekan.
Baca Juga: Investor China Lirik Pengelolaan Sampah di TPA Punggur
“Kita menyajikan beragam wahana olahraga air yang sedang diminati masyarakat. Sebelumnya memang belum ada destinasi wisata seperti ini,” katanya.
Untuk menarik minat pengunjung, pengelola juga menawarkan tarif yang terjangkau. Wahana kano dikenakan biaya Rp1 ribu per menit, sepeda air Rp2 ribu per menit, sedangkan banana boat Rp40 ribu untuk dewasa dan Rp25 ribu bagi anak-anak.
Sementara aktivitas snorkeling tidak dipungut biaya, namun penyewaan kacamata renang dikenakan tarif Rp50 ribu.
“Kita sengaja kasih harga murah agar semua bisa merasakan permainan yang disediakan,” tutur Bang Jack.
Tak hanya menawarkan olahraga air, Pantai Flower Dolphin juga memiliki daya tarik unik berupa kemunculan lumba-lumba di sekitar perairan pantai.
Kemunculan mamalia laut tersebut kerap membuat pengunjung terkejut sekaligus terhibur. Meski demikian, waktu munculnya lumba-lumba tidak bisa dipastikan karena terjadi secara alami.
“Tidak menentu lumba-lumba muncul. Yang jelas ikan itu suka di tempat kita karena kondisi lautnya bersih dan sering dirawat,” katanya.
Bang Jack berharap konsep sport tourism di Pantai Flower Dolphin dapat menjadi pilihan wisata baru bagi masyarakat Anambas tanpa harus bepergian keluar daerah untuk menikmati wisata olahraga air.
Ia juga berharap pengembangan wisata berbasis aktivitas tersebut dapat mendorong pariwisata Anambas semakin dikenal, tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga pengalaman wisata yang menarik dan berkesan bagi pengunjung. (*)
Editor : Putut Ariyo