batampos – Sebuah mobil ekspedisi mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Soekarno-Hatta, Desa Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu. Beruntung, dua orang yang berada di dalam kendaraan tersebut berhasil selamat tanpa mengalami luka.
Peristiwa itu terjadi saat mobil minibus tersebut melintas di kawasan Batu Tambun. Ketika kendaraan sedang menanjak, tiba-tiba pohon tumbang dan langsung mengenai bagian depan hingga atap mobil.
Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengatakan, kejadian tersebut sempat mengganggu aktivitas lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Tarempa menuju Tarempa Selatan.
Baca Juga: Perekam Toilet Bayfront Mall Harbour Bay Dilepaskan, Ini Alasan Polisi
"Saat kendaraan menaiki tanjakan, tiba-tiba sebuah pohon tumbang dan langsung menimpa bagian depan dan atap mobil," ujar Agung.
Akibat kejadian itu, kendaraan mengalami kerusakan pada sejumlah bagian, di antaranya kaca depan, kap depan, dan bagian atap mobil. Meski demikian, dua orang yang berada di dalam kendaraan tidak mengalami cedera.
Kapolsek Siantan Iptu Dodi Setiawan menjelaskan, kedua korban sempat terjebak di dalam mobil lantaran pintu kendaraan tertutup batang dan dahan pohon yang tumbang.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dengan memotong bagian dahan yang menghalangi pintu mobil. Setelah beberapa saat, kedua korban berhasil keluar dari kendaraan dalam kondisi selamat.
"Akibat peristiwa itu, jalur utama yang menghubungkan Tarempa menuju Tarempa Selatan sempat lumpuh total karena batang pohon menutup seluruh badan jalan," kata Dodi.
Baca Juga: Empat Eks Anggota Polisi Terduga Pelaku Tewasnya Bripda Natanael Segera Disidang
Petugas kepolisian bersama warga kemudian melakukan pengamanan lokasi sekaligus proses evakuasi pohon yang menutup badan jalan. Sekitar pukul 14.35 WIB, sebagian batang dan dahan berhasil dipotong sehingga kendaraan roda dua mulai dapat melintas secara bergantian.
Polres Kepulauan Anambas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas agar proses pembersihan lokasi berjalan aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Berdasarkan pendataan sementara, kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp15 juta. Kerusakan terutama terjadi pada bagian atap, kap depan, serta kaca depan kendaraan.
"Evakuasi selesai dilaksanakan pada pukul 15.30 WIB. Saat ini arus lalu lintas sudah kembali normal dan situasi di lokasi dalam keadaan aman terkendali," ujar Dodi. (*)
Editor : M Tahang