Ekspor Batam Tembus US$ 1,49 Miliar pada Maret 2025

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Kamis, 8 Mei 2025 | 07:00 WIB
Pelabuhan peti kemas Batu AMpar di Batam.
Pelabuhan peti kemas Batu AMpar di Batam.

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat nilai ekspor Batam pada Maret 2025 mencapai US$ 1.496,46 juta, mengalami kenaikan US$ 46,2 juta atau 3,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya, Februari 2025.

Kepala BPS Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa peningkatan ini terutama ditopang oleh pertumbuhan ekspor nonmigas. Pada Maret 2025, nilai ekspor sektor nonmigas tercatat sebesar US$ 1.427,82 juta, naik 3,37 persen dari bulan sebelumnya. Sementara itu, ekspor migas mengalami penurunan sebesar 0,54 persen atau sekitar US$ 0,38 juta, menjadi US$ 68,63 juta.

Secara kumulatif, total ekspor Batam dari Januari hingga Maret 2025 mencapai US$ 4.721,61 juta, naik 26,76 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Sektor nonmigas masih menjadi tulang punggung ekspor Batam,” ungkap Eko, Rabu (7/5). Selama kuartal pertama 2025, ekspor nonmigas mencapai US$ 4.506,08 juta, tumbuh 29,73 persen secara tahunan (c-to-c). Komoditas andalan adalah Mesin/Peralatan Listrik (HS 85) yang menyumbang US$ 2.059,35 juta atau 45,65 persen dari total ekspor nonmigas.

Komoditas unggulan lainnya meliputi:


    - Kapal Laut: US$ 540,44 juta

    - Mesin/Pesawat Mekanik: US$ 502,93 juta

    - Benda dari Besi dan Baja: US$ 322,19 juta

    - Produk Kakao/Cokelat: US$ 240,33 juta


Ekspor ikan dan udang juga mencatat pertumbuhan yang menggembirakan, naik 10,99 persen dibandingkan periode Januari–Maret 2024.

Dari sisi negara tujuan, ekspor terbesar pada Maret 2025 ditujukan ke Amerika Serikat dengan nilai US$ 490,34 juta, naik 40,39 persen dari Februari dan meningkat 21 persen dibanding Maret 2024. Amerika Serikat juga tercatat sebagai tujuan ekspor utama sepanjang kuartal pertama, dengan total US$ 1.148,52 juta.

Negara tujuan berikutnya antara lain:


    - Singapura: US$ 1.025,59 juta

    - Arab Saudi: US$ 535,92 juta

    - Tiongkok: US$ 232,40 juta

    - Australia: US$ 209,57 juta


    Sementara negara lainnya seperti Jepang, Vietnam, India, Prancis, dan Malaysia juga memberikan kontribusi yang signifikan.

Dari sisi pelabuhan muat, ekspor Batam pada Maret 2025 paling banyak melalui Pelabuhan Batu Ampar dengan nilai US$ 1.046,91 juta. Disusul:


    - Sekupang: US$ 238,88 juta

    - Kabil/Panau: US$ 133,55 juta

    - Belakang Padang: US$ 69,32 juta


    Keempat pelabuhan ini menyumbang 99,55 persen dari total ekspor Batam.

Meski nilai ekspor lewat Batu Ampar tumbuh 14,01 persen secara tahunan, namun menurun 1,49 persen dibanding bulan sebelumnya.

Dari sisi volume, Batu Ampar juga menjadi pelabuhan terbesar dengan 144,08 ribu ton ekspor pada Maret 2025, meski terjadi penurunan 0,74 persen dibanding Februari. Namun secara kumulatif Januari–Maret 2025, volumenya mencapai 462,77 ribu ton, naik 21,92 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Batu Ampar masih menjadi simpul utama ekspor Batam, menyumbang 40,24 persen dari total ekspor sepanjang 2025,” jelas Eko.

Sementara dari sisi impor, BPS mencatat nilai impor Batam pada Maret 2025 sebesar US$ 1.317,99 juta, mengalami penurunan 1,09 persen dibandingkan Februari 2025. (*)

Editor : Putut Ariyo
batam ekspor