batampos - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia 2025 mencapai 75,90, meningkat 0,88, poin dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 75,02.
Kategori Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sangat tinggi di 3 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Kepulauan Riau (Kepri), dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Hal ini menandakan adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Peningkatan IPM juga ditopang dengan perbaikan di seluruh indikator, yakni Umur Harapan Hidup (UHH), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata - rata Lama Sekolah (RLS), dan pengeluaran riil per kapita per tahun.
Nilai IPM yang tinggi menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah tersebut memiliki akses yang baik terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta tingkat kesejahteraan ekonomi yang lebih baik.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa peningkatan ini mencakup beberapa daerah yang mengalami graduasi ke kategori lebih tinggi, seperti Kepri yang naik dari tinggi ke sangat tinggi, serta Papua Barat Daya dari sedang ke tinggi.
Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Indonesia telah mencapai 74,47 tahun yang menunjukkan perbaikan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan IPM secara nasional menjadi bukti nyawa bahwa pembangunan manusia di Indonesia bergerak ke arah yang lebih baik.(*)
Editor : Juliana Belence