batampos – Seorang pria bernama Mario Sariando Hutagalung yang sebelumnya diduga terjun dari Jembatan I Barelang akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Selasa (31/3) malam.
Korban diketahui tidak tenggelam, melainkan berenang menjauh dari lokasi dan berhasil mencapai kawasan Harris Resort Barelang.
Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 22.35 WIB di area bibir pantai dalam kondisi lemas.
Baca Juga: Harga BBM per 1 April 2026 Dipastikan Tetap, Mensesneg: Stok Dijamin Aman
“Korban ditemukan di sekitar bibir pantai dekat Harris Resort Barelang. Setelah meloncat, yang bersangkutan berenang hingga ke tepi,” ujarnya.
Tim SAR gabungan yang sebelumnya melakukan pencarian langsung berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat setelah menerima informasi tersebut. Korban kemudian diamankan dan diberikan pertolongan awal di lokasi.
Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kondisinya dilaporkan sadar, meski mengalami kelelahan.
Sebelumnya, kejadian ini sempat menyita perhatian setelah ditemukan sejumlah barang milik korban di lokasi, seperti sandal, name tag, serta secarik kertas berisi pesan pribadi yang mengindikasikan kondisi emosional korban.
Baca Juga: Kedutaan Australia Tinjau Kesiapan SAR Batam, Perkuat Keamanan Wisatawan di Kepri
Dalam tulisan tersebut terdapat ungkapan cinta kepada ibu serta nomor kontak keluarga yang diminta untuk dihubungi.
Petugas juga memperoleh informasi adanya pesan terakhir yang dikirim korban kepada rekannya sebelum kejadian. Isi pesan tersebut mengindikasikan kondisi emosional korban, termasuk permintaan maaf dan ucapan terima kasih kepada sejumlah pihak.
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi pencarian resmi dihentikan. Namun, pihak terkait masih akan melakukan pendalaman untuk mengetahui latar belakang kejadian tersebut.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi orang di sekitar serta segera melapor jika menemukan situasi darurat serupa. (*)
Editor : M Tahang