Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Insiden TK Djuwita, Dewan Pendidikan Minta Semua Pihak Tahan Diri

Rengga Yuliandra • Minggu, 3 Mei 2026 | 13:35 WIB
Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Fendi Hidayat.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Fendi Hidayat.

batampos – Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Fendi Hidayat, menyampaikan keprihatinan atas polemik yang terjadi di TK/Play Group Djuwita Batam terkait insiden 21 April 2026.

Ia menegaskan, dugaan kekerasan terhadap anak maupun intimidasi terhadap tenaga pendidik tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan prinsip pendidikan yang aman dan bermartabat.

“Dunia pendidikan harus menjadi ruang yang aman dan kondusif bagi anak, guru, dan orang tua. Setiap persoalan yang menyangkut keselamatan anak wajib ditangani secara serius, transparan, dan profesional,” ujarnya, Minggu (3/5).

Fendi juga menekankan bahwa segala bentuk tekanan terhadap tenaga pendidik tidak dapat ditoleransi.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian. Dewan Pendidikan Batam menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan dan siap memberikan dukungan sesuai kewenangan.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Batam guna memastikan perlindungan terhadap anak serta keamanan tenaga pendidik, sekaligus menjamin kejelasan fakta berdasarkan bukti objektif.

Ia mengimbau semua pihak menahan diri dan mengedepankan dialog, serta menyerahkan penyelesaian kepada mekanisme hukum.

“Perlindungan peserta didik dan pendidik harus berjalan seimbang tanpa merusak kepercayaan terhadap institusi pendidikan,” katanya.

Dewan Pendidikan juga mendorong seluruh sekolah di Batam memperkuat sistem pengaduan dan mediasi internal agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijak dan profesional.

Fendi menilai peristiwa ini menjadi evaluasi penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang aman, sehat, dan berkeadilan.

“Kasus ini akan terus kami pantau agar penyelesaiannya adil bagi semua pihak dan marwah pendidikan tetap terjaga,” tutupnya. (*)

Editor : Putut Ariyotejo
#TK Djuwita