batampos – Dinas Kesehatan Kota Batam mengingatkan masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan reproduksi. Pasalnya, kasus kanker payudara dan kanker serviks di Batam masih cukup tinggi, sementara banyak penderita baru mengetahui penyakitnya saat sudah memasuki stadium lanjut.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Batam, dr Agnes Sintalia Saing, mengatakan deteksi dini menjadi langkah penting untuk menekan risiko yang lebih besar.
Untuk itu, Dinas Kesehatan Batam membuka layanan skrining kanker serviks melalui tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) serta pemeriksaan payudara secara gratis di seluruh puskesmas.
“Warga Batam bisa melakukan pemeriksaan IVA untuk kanker serviks dan pemeriksaan payudara di puskesmas terdekat hanya dengan menunjukkan KTP Batam, tanpa dipungut biaya,” ujar Agnes.
222 Kasus Kanker Payudara, Tiga Meninggal
Berdasarkan data rumah sakit se-Kota Batam per Maret 2026, tercatat:
- 61 kasus kanker serviks, tanpa kematian
- 222 kasus kanker payudara, dengan 3 kasus kematian
Data tersebut menunjukkan kanker payudara masih menjadi kasus terbanyak yang ditemukan di Kota Batam.
Selain itu, hasil skrining Dinkes Batam juga menunjukkan sekitar 3 persen peserta pemeriksaan terindikasi memiliki kelainan yang mengarah pada kanker payudara.
Banyak Pasien Datang Saat Stadium Lanjut
Menurut Agnes, tingginya angka temuan tersebut menjadi sinyal bahwa deteksi dini harus menjadi perhatian serius masyarakat.
Ia menjelaskan, kanker serviks maupun kanker payudara kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Akibatnya, banyak pasien baru datang berobat saat kondisi sudah cukup parah.
“Banyak kasus awalnya tanpa keluhan. Tahu-tahu saat diperiksa sudah stadium lanjut. Karena itu pemeriksaan rutin sangat penting supaya bisa diketahui lebih cepat,” katanya.
Rasa Malu Jadi Kendala
Agnes mengakui, rendahnya partisipasi masyarakat dalam skrining kesehatan masih dipengaruhi rasa malu dan anggapan pemeriksaan tidak perlu dilakukan bila tidak ada gejala.
“Kadang ada rasa malu karena yang diperiksa organ sensitif. Ada juga yang merasa sehat dan tidak ada keluhan, jadi tidak perlu diperiksa,” ujarnya.
Padahal, lanjutnya, pemeriksaan rutin justru paling efektif dilakukan saat seseorang masih merasa sehat. Jika penyakit ditemukan lebih awal, peluang keberhasilan pengobatan jauh lebih besar.
Ajak Perempuan Manfaatkan Layanan Gratis
Dinas Kesehatan Batam pun mengajak perempuan usia produktif untuk memanfaatkan layanan gratis di puskesmas sebagai langkah pencegahan.
“Ayo periksakan kesehatan secara rutin. Cukup datang ke puskesmas terdekat dengan KTP Batam, sehingga jika ada masalah kesehatan bisa dideteksi lebih awal dan segera ditangani,” tutup Agnes. (*)
Editor : Jamil Qasim