batampos – Semangat sportivitas, kreativitas, dan kolaborasi pelajar mewarnai pembukaan Gebyar Skapul 2026 yang digelar SMK Negeri 10 Batam, Selasa (5/5). Ajang olahraga perdana bertajuk “Berani & Berprestasi” ini menjadi momentum bagi sekolah yang baru memasuki tahun kedua berdiri untuk menunjukkan eksistensi sekaligus memperkenalkan potensi sekolah kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung hingga 9 Mei 2026 tersebut mempertandingkan cabang olahraga bola voli antar pelajar tingkat SMP se-Kecamatan Nongsa. Sebanyak delapan tim ambil bagian, terdiri dari empat tim putra dan empat tim putri dari SMPN 42 Batam, SMPN 34 Batam, SMPN 63 Batam, dan SMPN 28 Batam.
Bagi SMKN 10 Batam, Gebyar Skapul bukan sekadar turnamen olahraga, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter siswa melalui nilai sportivitas, kerja sama tim, dan mental kompetitif. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana promosi sekolah menjelang penerimaan peserta didik baru.
Kepala SMKN 10 Batam, Herlina Dwi Kurnia, mengatakan Gebyar Skapul dirancang sebagai agenda tahunan yang akan terus dikembangkan dengan cakupan peserta dan cabang lomba yang lebih luas.
“Ini langkah awal kami membangun tradisi kegiatan positif di sekolah. Tidak hanya mengejar prestasi olahraga, tetapi juga melatih siswa terlibat langsung dalam manajemen event, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan,” ujarnya, Rabu (6/5).
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam penyelenggaraan menjadi bagian penting dalam pembelajaran praktik, terutama dalam membangun tanggung jawab, kepemimpinan, dan kemampuan organisasi.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni, seperti Tari Persembahan dari Sanggar Sukma Dewi SMKN 10 Batam, doa bersama, laporan panitia, sambutan kepala sekolah, hingga penyerahan donasi dari Direktur Batamview Beach Resort. Acara juga dimeriahkan penampilan spesial dari OneHeartBeat Pte Ltd Singapura.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Fajar Fauzi, yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif SMKN 10 Batam.
Ia menilai, meski masih tergolong sekolah baru, SMKN 10 Batam mampu menghadirkan kegiatan positif yang memperkuat citra sekolah sekaligus membangun jejaring dengan berbagai pihak.
“Sekolah yang sedang berkembang harus aktif membangun kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri agar kualitas pendidikan vokasi semakin kuat,” katanya.
Pembukaan turnamen ditandai dengan service bola voli simbolis, dilanjutkan penampilan Tari Tor-Tor dan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.
Gebyar Skapul 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Baznas Kepri, Dinas Pendidikan Kota Batam, UPT Kebun Raya Batam, Puskesmas Jabi, Kecamatan Nongsa, tokoh masyarakat, komite sekolah, hingga sejumlah mitra industri.
Menariknya, pada penutupan nanti para juara tidak hanya menerima medali, sertifikat, dan uang pembinaan, tetapi juga piala hasil karya siswa jurusan Teknik Pengelasan SMKN 10 Batam yang dibuat langsung di bawah bimbingan guru sekaligus Ketua Pelaksana, Hendry Yadi.
Hal ini menjadi simbol bahwa Gebyar Skapul tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah menampilkan karya dan kompetensi siswa vokasi.
“Kami berharap penutupan nanti dapat dihadiri Gubernur Kepulauan Riau sebagai bentuk dukungan terhadap semangat prestasi generasi muda,” tutup Herlina. (*)
Editor : Putut Ariyo