batampos – Tumpukan sampah di kawasan Perumahan Legenda Malaka Blok A dan Blok B, Batam Kota, dikeluhkan warga karena kondisinya penuh hingga meluber keluar dari tong sampah. Warga menyebut penumpukan sampah terjadi dalam beberapa hari terakhir dan mulai mengganggu lingkungan sekitar.
Salah seorang warga, Feri Sadono, mengatakan biasanya pengangkutan sampah di kawasan tersebut berjalan lancar dan dilakukan secara rutin setiap hari. Namun belakangan, volume sampah terus meningkat hingga tidak lagi tertampung di tempat pembuangan sementara milik warga.
“Kelihatannya sudah lama tidak diangkut. Sampah sampai meluber dan tong sampah warga sudah tidak muat lagi,” ujarnya, Senin (11/5).
Feri mempertanyakan kemungkinan adanya kendala armada pengangkut sampah karena kondisi seperti itu sebelumnya jarang terjadi di kawasan Legenda Malaka.
Baca Juga: Dead as Disco Trending di Steam, Gabungan Hi-Fi Rush dan Batman Arkham
“Mungkin daerah lain juga mengalami hal yang sama. Apa ada kendala armada? Sebab sebelumnya pengangkutan selalu lancar,” katanya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Dohar Mangalondo Hasibuan, mengatakan pengangkutan sampah di kawasan Legenda Malaka tetap dilakukan setiap pagi, terutama di titik-titik utama.
“Itu tiap pagi diangkat. Yang di depan SMK dan yang dekat SLB itu,” kata Dohar kepada Batam Pos.
Baca Juga: Disdik Kepri Kekurangan 1.500 Guru, Batam Jadi Wilayah dengan Kebutuhan Tertinggi
Meski demikian, Dohar mengakui masih ada beberapa titik di kawasan Perumahan Legenda Malaka Blok A dan Blok B yang belum sempat terangkut seluruhnya. Ia memastikan petugas segera diturunkan untuk membersihkan tumpukan sampah yang dikeluhkan warga.
“Sekarang kita angkut,” ujarnya.
Sebelumnya, DLH Batam juga menegaskan komitmennya menjaga ritme pengangkutan sampah di kawasan permukiman. Pengangkutan ditargetkan minimal dilakukan satu kali sehari atau paling lambat satu kali dalam dua hari guna mencegah terjadinya penumpukan sampah di lingkungan warga. (*)
Editor : Putut Ariyotejo