Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Banjir Kepung Kawasan Jodoh Batuampar, Jalan Duyung Nyaris Tak Bisa Dilalui

Abdul Azis Maulana • Jumat, 15 Mei 2026 | 22:45 WIB
Pengendara menerobos banjir yang merendam Jalan Duyung, Batuampar, Batam, Jumat (15/5). Foto: Azis Maulana/Batam Pos
Pengendara menerobos banjir yang merendam Jalan Duyung, Batuampar, Batam, Jumat (15/5). Foto: Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak Jumat pagi (15/5) menyebabkan sejumlah ruas jalan utama terendam banjir. Kawasan Jalan Duyung hingga Jalan Raja Ali Haji di Jodoh, Kecamatan Batuampar, menjadi salah satu titik dengan genangan terparah.

Air mulai meluap sejak siang dan menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut. Tingginya genangan membuat badan jalan nyaris tidak terlihat karena air hampir sejajar dengan trotoar.

Pengendara yang melintas terpaksa memperlambat kendaraan untuk menghindari risiko mogok maupun kecelakaan akibat jalan licin dan tertutup genangan.

Baca Juga: Telusuri Jejak Sejarah Batam, SWARA Kenalkan Wisata Budaya dan Religi Lewat City Tour

Pantauan di lokasi menunjukkan saluran drainase di sekitar Jalan Duyung tidak mampu menampung debit air hujan yang terus meningkat. Air kemudian meluber hingga menutupi hampir seluruh ruas jalan di sekitar simpang lampu merah dekat Hotel Pacific.

Mobil pribadi dan truk boks masih terlihat dapat melintas meski harus bergerak perlahan. Sementara pengendara sepeda motor mengalami kesulitan lebih besar saat melewati banjir.

Beberapa sepeda motor dilaporkan mogok setelah nekat menerobos genangan yang cukup tinggi. Salah satu pengendara bahkan terlihat berhenti di tengah banjir karena mesin kendaraannya mati.

Arus air yang bergelombang akibat kendaraan besar melintas juga membuat pengendara roda dua kesulitan menjaga keseimbangan.

Baca Juga: Pulau Pemping Terbitkan 40 NIB

Warga sekitar mengaku kondisi tersebut berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mereka menilai kawasan Jalan Duyung kini lebih mudah tergenang setelah adanya perubahan di sekitar simpang lampu merah dekat Hotel Pacific.

“Dulu jalan ini tidak pernah banjir. Tapi sekarang kalau hujan deras air cepat meluap,” ujar April, warga sekitar.

Menurut dia, perubahan aliran air diduga menjadi penyebab banjir lebih sering terjadi di kawasan Jodoh dan Batuampar.

Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi sistem drainase agar genangan tidak terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur Batam. (*)

Editor : M Tahang
#drainase meluap #kawasan jodoh #banjir #Jalan Duyung