batampos – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam memastikan seluruh kelompok terbang (kloter) jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan lancar.
Ketua PPIH Embarkasi Batam sekaligus Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepri, Muhammad Syafii, mengatakan total jemaah yang diberangkatkan melalui Embarkasi Batam mencapai 10.928 orang yang berasal dari empat provinsi.
Rinciannya, Provinsi Riau sebanyak 4.695 jemaah, Jambi 3.301 jemaah, Kalimantan Barat 1.858 jemaah, serta Kepulauan Riau sebanyak 1.074 jemaah.
“Alhamdulillah pemberangkatan berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Syafii, Jumat (22/5).
Ia menjelaskan, seluruh proses pemberangkatan berlangsung sesuai jadwal tanpa kendala berarti, baik di embarkasi maupun selama penerbangan menuju Arab Saudi.
Baca Juga: Crazy Taxi Reboot Siap Comeback dengan Teaser Baru dari Sega
Meski demikian, sejumlah jemaah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan. Hingga saat ini, terdapat lima jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
“Yang sakit dirawat lima orang. Dua dari Kepri dan tiga lainnya dari provinsi lain,” katanya.
Selain itu, dua jemaah asal Provinsi Riau dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci.
Kendati demikian, Syafii memastikan secara umum kondisi kesehatan jemaah Embarkasi Batam masih terpantau baik, termasuk jemaah lanjut usia dan kategori risiko tinggi.
“Alhamdulillah selain yang sakit lima orang itu, jemaah lainnya dalam keadaan sehat,” ungkapnya.
Saat ini, seluruh jemaah Embarkasi Batam tengah mempersiapkan diri menghadapi puncak pelaksanaan ibadah haji di Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Berbagai kegiatan pembinaan dan bimbingan ibadah terus dilakukan oleh petugas serta pembimbing haji di hotel tempat jemaah menginap.
“Sekarang jemaah sedang persiapan Armuzna dengan kegiatan pembinaan oleh pembimbing ibadah di hotel masing-masing,” tambah Syafii. (*)
Editor : Putut Ariyo