batampos – Seorang perempuan pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di turunan sebelum lampu merah Simpang Indomobil dari arah Seraya, Minggu (24/5) sekitar pukul 06.40 WIB.
Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam diduga terjatuh setelah melintas di ruas jalan berlubang yang dipenuhi genangan air.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, korban diketahui merupakan warga Sengkuang, Kecamatan Batuampar, dan saat itu sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di kawasan Muka Kuning.
Salah seorang saksi mata di lokasi, Silaban, mengatakan sebelum korban terjatuh terdapat genangan air di badan jalan yang menutupi kondisi aspal berlubang.
Menurutnya, korban diduga tidak melihat lubang tersebut karena tertutup air sehingga ban depan motor kehilangan keseimbangan.
Baca Juga: Android XR Resmi Meluncur, Google Hadirkan Kacamata Pintar dengan Fitur AI Canggih
“Indikasi saya kayaknya dia masuk ke jalan berlubang. Kemungkinan ban motor depannya masuk lubang, ditambah jalan licin sehingga oleng dan tidak bisa dikendalikan, akhirnya terkapar di situ,” ujar Silaban kepada Batam Pos.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka cukup serius di beberapa bagian tubuh. Korban disebut mengalami lecet di tangan serta luka dan pembengkakan di bagian wajah, terutama di area pelipis mata dan jidat.
“Lukanya bengkak-bengkak tadi. Karena posisinya telungkup langsung saya refleks membalikkan dia,” katanya.
Warga dan pengendara yang melintas kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros Batam menggunakan kendaraan milik pengendara lain yang melintas di lokasi kejadian.
Silaban menilai kondisi jalan di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah karena dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat pagi dan malam hari.
Selain jalan berlubang, genangan air yang terus membasahi aspal membuat permukaan jalan menjadi licin dan rawan menyebabkan kecelakaan.
“Saya sering lewat situ. Sudah beberapa hari berair terus aspal di situ. Memang jalannya licin ditambah jalan berlubang, sehingga membahayakan bagi pengendara,” keluhnya.
Ia mengaku belum mengetahui pasti sumber air yang menggenangi ruas jalan tersebut. Namun, genangan diduga berasal dari kebocoran pipa atau aliran air dari kawasan sekitar.
Baca Juga: The Magarigawa Club Resmi Dibuka, Klub Balap Privat Elite Bernilai US$200 Juta
“Yang perlu disoroti supaya dinas terkait membersihkan jalan tersebut dan membuat aliran air supaya tidak masuk ke aspal. Juga memperbaiki jalan berlubang di sekitar situ,” harapnya.
Kondisi jalan berlubang dan genangan air di sejumlah ruas utama Kota Batam belakangan memang kerap dikeluhkan masyarakat karena dinilai rawan memicu kecelakaan, khususnya di jalur menurun dengan arus lalu lintas padat. (*)
Editor : Putut Ariyo