batampos – Kepulangan kelompok terbang (Kloter) BTH 01 Debarkasi Batam menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji asal Kepulauan Riau (Kepri) dari Tanah Suci.
Sebanyak 442 jemaah dan petugas tiba dengan selamat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji 2026 di Arab Saudi.
Ibadah Haji Berjalan Lancar
Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter BTH 01, Haryun Sagita, mengatakan secara umum pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh jemaah dinilai telah menuntaskan rukun dan wajib haji dengan baik.
“Secara ibadah semuanya berjalan tuntas dan tidak ada kendala yang berarti. Pelaksanaan haji secara umum berjalan baik,” ujar Haryun, Selasa (2/6).
Ia menyebut koordinasi antara petugas dan jemaah juga berjalan baik, termasuk saat puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang dikenal memiliki tingkat kepadatan tinggi.
Pendampingan Jemaah Lansia dan Kesehatan
Haryun menjelaskan, petugas haji memiliki peran penting dalam mendampingi jemaah lanjut usia, berkebutuhan khusus, hingga yang mengalami gangguan kesehatan.
Pendampingan dilakukan sejak pelaksanaan umrah wajib, tawaf, sa’i, hingga prosesi lempar jumrah, termasuk membantu akses layanan kesehatan dan penggunaan kursi roda.
“Semua rukun dan sunnah haji kami upayakan tetap terlaksana dengan pendampingan maksimal,” katanya.
Ia juga menilai pelayanan haji tahun ini mengalami peningkatan, terutama pada aspek transportasi, akomodasi, dan konsumsi.
Kronologi Wafatnya Satu Jemaah
Dalam kesempatan tersebut, Haryun turut menjelaskan peristiwa wafatnya salah satu jemaah asal Kabupaten Lingga, yang juga anggota DPRD Lingga, Ahmad Fajar.
Menurutnya, almarhum dalam kondisi sehat setelah wukuf di Arafah dan melanjutkan rangkaian ibadah di Mina. Namun di tengah kepadatan saat menuju area Jamarat, ia diduga kelelahan setelah sempat membantu jemaah lain.
“Beliau dalam kondisi sehat dan sempat membantu jemaah lain. Namun karena kondisi sangat padat dan diduga kelelahan, beliau jatuh dan tidak sadarkan diri,” ujarnya.
Almarhum kemudian mendapatkan perawatan medis, namun dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama.
Dua Jemaah Masih Dirawat
Selain itu, dua jemaah asal Tanjungpinang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Keduanya mengalami kondisi kesehatan berbeda akibat kelelahan dan cedera selama ibadah.
Penanganan lanjutan terhadap kedua jemaah tersebut kini ditangani tim kesehatan haji dan petugas sektor di Arab Saudi.
Data Kepulangan Kloter BTH 01
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Kepulauan Riau, Muhammad Syafi’i, menyampaikan bahwa Kloter BTH 01 semula berjumlah 445 orang. Namun yang kembali ke Tanah Air bersama rombongan sebanyak 442 orang.
“Tiga jemaah tidak dapat pulang bersama kloter karena dua masih dirawat di rumah sakit dan satu meninggal dunia di Arab Saudi,” jelasnya. (*)
Ia menambahkan, proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Batam akan berlangsung bertahap hingga akhir Juni 2026 dengan total 25 kloter dijadwalkan tiba di Hang Nadim Batam.
Editor : Putut Ariyo