Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hari Pertama SPMB, Orang Tua Padati SMPN 43 Batam

Abdul Azis Maulana • Selasa, 9 Juni 2026 | 06:01 WIB
Kepala SMPN 43 Batam, Revi Jelita, mengatakan hari pertama pelaksanaan SPMB difokuskan untuk jalur afirmasi dan jalur prestasi.  F. Azis / Batam Pos
Proses SPMB di SMPN 43. F. Azis Maulana/ Batam pos. F. Azis / Batam Pos

batampos – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 43 Batam resmi dibuka. Sejak hari pertama pendaftaran, Senin (8/6), sejumlah orang tua bersama calon murid tampak memadati sekolah yang berada di kawasan Batam Kota tersebut.

Mereka datang untuk mendaftarkan anak melalui jalur afirmasi dan prestasi yang menjadi tahap awal pelaksanaan SPMB tahun ini. Sebagian membawa dokumen persyaratan, sementara lainnya berkonsultasi dengan panitia terkait mekanisme pendaftaran yang masih dilakukan secara daring.

Di ruang pelayanan, petugas sekolah terlihat aktif membantu calon peserta didik mengunggah dokumen ke portal pendaftaran guna memastikan proses berjalan lancar.

Baca Juga: MV Golden Star 1 Tenggelam, Ancaman Pencemaran Laut di Perairan Batam Jadi Sorotan

Kepala SMPN 43 Batam, Revi Jelita, mengatakan sekolah sengaja membuka layanan pendaftaran secara daring dan luring agar seluruh calon murid memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.

Menurutnya, tidak semua orang tua memiliki fasilitas maupun kemampuan teknis untuk melakukan pendaftaran secara mandiri. Karena itu, sekolah menyediakan jaringan internet, ruang layanan khusus, serta petugas pendamping selama proses berlangsung.

“Hari ini dibuka untuk jalur afirmasi dan prestasi. Total kuota untuk dua jalur ini sekitar 78 siswa dari keseluruhan daya tampung yang kami sediakan sebanyak 315 siswa,” ujar Revi.

Ia menegaskan, pendampingan diberikan agar kendala teknis tidak menjadi hambatan bagi calon murid dalam mengikuti proses pendaftaran.

“Panitia kami siagakan untuk memberikan informasi sekaligus membantu apabila ada kesulitan saat mengunggah dokumen atau mengisi data. Kami ingin memastikan seluruh calon murid yang memenuhi syarat dapat terdaftar dengan baik,” katanya.

Pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi dibuka hingga 13 Juni 2026, sedangkan hasil seleksi akan diumumkan pada 16 Juni mendatang.

Pelaksanaan SPMB tingkat SMP di Kota Batam tahun ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama meliputi jalur afirmasi dan prestasi, sedangkan gelombang kedua diperuntukkan bagi jalur domisili dan mutasi.

Sesuai ketentuan Dinas Pendidikan Kota Batam, jalur domisili mendapatkan kuota terbesar, yakni 45 persen dari total daya tampung sekolah. Seleksi pada jalur ini menggunakan sistem radius berdasarkan jarak tempat tinggal calon murid dengan sekolah tujuan.

Sementara itu, jalur afirmasi dan prestasi masing-masing memperoleh kuota 25 persen, sedangkan jalur mutasi mendapatkan alokasi 5 persen.

Baca Juga: Pemko Batam Gandeng Polibatam Salurkan Beasiswa, Fokus Cetak SDM Siap Kerja

Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara pemerataan akses pendidikan dan penghargaan terhadap prestasi akademik maupun nonakademik peserta didik.

Pada jalur prestasi akademik, calon murid harus memiliki rata-rata nilai rapor kelas IV, V, dan semester ganjil kelas VI minimal 85. Jalur ini juga membuka kesempatan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang sains dan teknologi.

Adapun jalur prestasi nonakademik mencakup bidang olahraga, seni, hingga pengalaman kepemimpinan dalam organisasi siswa seperti OSIS, OSIM, maupun Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Sertifikat yang digunakan sebagai syarat pendaftaran harus diterbitkan dalam kurun waktu maksimal tiga tahun terakhir.

Dinas Pendidikan Kota Batam juga menyiapkan mekanisme pengalihan kuota apabila daya tampung pada jalur afirmasi, prestasi, atau mutasi tidak terisi penuh. Sisa kuota akan dialihkan ke jalur domisili agar kapasitas sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal.

Jika terdapat dua calon murid dengan jarak tempat tinggal yang sama terhadap sekolah tujuan, maka calon murid yang berusia lebih tua akan diprioritaskan.

Bagi calon murid yang tidak tertampung di sekolah pilihan karena keterbatasan daya tampung, pemerintah daerah akan mengarahkan mereka ke sekolah lain yang masih memiliki kursi kosong dalam wilayah domisili yang sama.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi wajib melakukan daftar ulang dengan membawa dokumen asli sesuai jadwal yang telah ditentukan. Peserta yang tidak melakukan daftar ulang akan dianggap mengundurkan diri.

Khusus calon murid beragama Islam, salah satu syarat tambahan yang harus dilampirkan adalah sertifikat baca Al-Qur’an. Sementara itu, peserta beragama lain diwajibkan melampirkan surat keterangan kemampuan memahami kitab suci dari lembaga pendidikan keagamaan masing-masing.

Dengan daya tampung mencapai 315 siswa, SMPN 43 Batam berharap proses penerimaan murid baru tahun ini dapat berlangsung tertib, transparan, dan memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat Batam Kota dan sekitarnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Hari Pertama SPMB #SMP Negeri 43