batampos – Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (KKSU) Batam memasuki babak baru dalam perjalanan organisasinya. Melalui Musyawarah Besar (Mubes) perdana yang digelar di Aula SMKN 2 Batam, Sabtu (13/6), organisasi tersebut untuk pertama kalinya memilih ketua secara demokratis melalui mekanisme pemungutan suara langsung.
Mubes yang diikuti 44 peserta dari unsur pendiri, pengurus inti, dan perwakilan pengurus cabang itu menjadi forum tertinggi organisasi untuk menentukan kepemimpinan dan arah program kerja KKSU Batam periode 2026–2030.
Penasehat KKSU Batam, Hanny Andries, mengatakan pelaksanaan Mubes pertama menjadi penanda semakin matangnya organisasi yang telah berdiri sejak 2021.
Baca Juga: Sambut HUT ke-80 Bhayangkara, Polresta Barelang Bersihkan Masjid, Gereja hingga Vihara
Menurutnya, sistem pemilihan langsung yang diterapkan dalam Mubes merupakan langkah penting untuk memperkuat legitimasi kepengurusan sekaligus meningkatkan partisipasi anggota dalam menentukan arah organisasi.
“Ini merupakan Mubes pertama sejak KKSU berdiri. Sebelumnya pengurus ditunjuk oleh para pendiri, sedangkan kali ini seluruh peserta memilih langsung melalui pemungutan suara,” ujarnya.
Hanny menjelaskan, KKSU Batam memperoleh legalitas resmi pada 2022 dan kepengurusan perdana saat itu dilantik oleh Pemerintah Kota Batam. Setelah menyelesaikan masa bakti pertama selama empat tahun, organisasi kemudian menyelenggarakan Mubes untuk memilih kepengurusan baru.
Dalam pemilihan tersebut, tiga kandidat maju sebagai calon ketua, yakni James Lensun, Pieter J. Andries, dan Wellem S. Kumaunang.
Ketua Panitia Mubes, Herman Mangundap, mengatakan seluruh tahapan pemilihan berjalan lancar dan kondusif sesuai mekanisme yang telah disepakati bersama.
Baca Juga: SPMB 2026 Batam: Sekolah Dianggap Favorit Masih Mendominasi Pilihan Calon Siswa
“Seluruh proses berlangsung tertib dan demokratis. Kami berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjaga suasana tetap kondusif selama pelaksanaan Mubes,” katanya.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Pieter J. Andries memperoleh dukungan terbanyak dengan 22 suara. Sementara itu, James Lensun meraih 7 suara dan Wellem S. Kumaunang memperoleh 6 suara. Tercatat pula satu suara dinyatakan golput.
Dengan hasil tersebut, Pieter J. Andries resmi terpilih sebagai Ketua KKSU Batam periode 2026–2030.
Herman berharap kepengurusan baru mampu memperkuat solidaritas warga Sulawesi Utara di Batam sekaligus meningkatkan peran organisasi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Selamat kepada Bapak Pieter J. Andries atas amanah yang diberikan. Semoga dapat membawa KKSU Batam semakin maju, solid, dan bermanfaat bagi seluruh anggota,” ujarnya.
Baca Juga: Bidpropam Polda Kepri Salurkan Bantuan untuk Lansia dan Anak Yatim
Sementara itu, James Lensun mengajak seluruh anggota untuk tetap menjaga persaudaraan dan mendukung kepemimpinan baru demi kemajuan organisasi.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang selama ini menjadi identitas warga Sulawesi Utara harus terus dijaga dalam keberagaman masyarakat Batam.
“Mari kita tetap menjaga persaudaraan. Torang Samua Basudara. Bersama-sama kita mendukung pembangunan Kota Batam dan menjaga kemajemukan yang ada,” katanya.
Terpilihnya Pieter J. Andries menandai era baru KKSU Batam sebagai organisasi paguyuban yang mengedepankan prinsip demokrasi, keterbukaan, dan partisipasi anggota dalam menentukan arah organisasi ke depan. (*)
Editor : M Tahang