Rangkaian acara diawali dengan pawai yang mengelilingi area masjid. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Setelah pawai, acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Ridlun Arthol serta ramah tamah antarjamaah.
Panitia juga menghadirkan berbagai penampilan bernuansa Islami, mulai dari hadrah, nasyid, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga penampilan I’rab Ayat Al-Qur’an yang dibawakan para santri dan remaja masjid.
Ketua Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam, Yumasnur, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam dan menghidupkan kembali semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diawali dengan pawai dan ditutup dengan ceramah agama. Ini merupakan bagian dari syiar Islam yang terus kita hidupkan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yumasnur, terdapat tiga pesan utama yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut. Pertama, menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai sarana memperkuat syiar Islam dan ukhuwah Islamiyah. Kedua, menjadikan momentum hijrah sebagai inspirasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, baik secara pribadi, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat. Ketiga, mendorong umat Islam agar terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kegiatan Kemilau Muharram 1448 Hijriah berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari para jamaah. Panitia berharap peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui momentum Muharram ini, mari bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” tutup Yumasnur. (*)
Editor : Jamil Qasim