Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Libur Sekolah Belum Dongkrak Penumpang di Bandara Hang Nadim

Yashinta • Kamis, 18 Juni 2026 | 21:56 WIB
Penumpang yang akan melakukan penerbangan memasuki pintu keberaangkatan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (27/12).
Penumpang yang akan melakukan penerbangan memasuki pintu keberaangkatan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

batampos – Menjelang dimulainya libur panjang sekolah, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam masih berjalan normal. Arus keberangkatan penumpang menggunakan maskapai Lion Air Group ke berbagai daerah belum menunjukkan peningkatan signifikan, begitu pula dengan ketersediaan tiket yang masih relatif stabil.

Area Manager Lion Air Group wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan hingga saat ini jumlah penumpang masih berada pada level normal dan belum mengalami lonjakan seperti yang biasanya terjadi menjelang musim liburan sekolah.

“Untuk peningkatan penumpang sampai saat ini belum terlihat. Bisa dikatakan masih normal,” ujar Amar, Kamis (18/6).

Menurutnya, kondisi saat ini berbeda dengan pola pada periode libur sekolah sebelumnya yang umumnya mulai menunjukkan peningkatan permintaan tiket beberapa waktu sebelum masa liburan dimulai.

Lonjakan Penumpang Diperkirakan Terjadi Saat Liburan Dimulai

Meski belum terjadi peningkatan signifikan, Lion Air Group memperkirakan potensi lonjakan penumpang tetap ada ketika masa libur sekolah berlangsung secara penuh dalam beberapa pekan mendatang.

Baca Juga: Penumpang PELNI dari Batam Diprediksi Naik

Karena itu, maskapai terus memantau perkembangan jumlah penumpang dan telah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan permintaan penerbangan.

“Pada liburan anak sekolah biasanya memang terjadi peningkatan. Namun untuk kali ini kami masih melihat perkembangannya,” kata Amar.

Harga Tiket Berpotensi Disesuaikan

Selain memantau pergerakan penumpang, Lion Air Group juga membuka peluang melakukan penyesuaian tarif tiket seiring perubahan biaya operasional, termasuk penurunan harga avtur yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Amar menjelaskan bahwa tarif penerbangan sangat dipengaruhi kondisi pasar dan tingkat permintaan masyarakat.

“Untuk penyesuaian harga tiket pasti ada, sesuai dengan permintaan pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, mekanisme penetapan harga tiket saat ini berada di bawah kebijakan masing-masing maskapai dengan tetap mengacu pada regulasi pemerintah. Karena itu, tarif dapat berubah mengikuti dinamika biaya operasional maupun tingkat keterisian kursi.

Pernah Naik Hingga 23 Persen

Sebelumnya, Lion Air Group sempat menginformasikan adanya kenaikan harga tiket penerbangan dari Batam sekitar 15 hingga 23 persen.

Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari penyesuaian fuel surcharge, pajak, hingga berbagai komponen biaya operasional lainnya yang berdampak pada tarif penerbangan.

Namun demikian, maskapai memastikan harga tiket akan terus dievaluasi sesuai kondisi pasar. Jika biaya operasional menurun dan permintaan penumpang belum terlalu tinggi, peluang penyesuaian tarif ke level yang lebih terjangkau tetap terbuka.

“Kami akan terus menyesuaikan dengan kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat,” kata Amar.

Dengan masih normalnya jumlah penumpang saat ini, masyarakat yang berencana bepergian selama libur sekolah diimbau untuk tetap memantau jadwal penerbangan dan melakukan pemesanan tiket lebih awal guna mendapatkan pilihan jadwal serta harga yang lebih kompetitif. (*)

Editor : Putut Ariyo
#batam #libur sekolah #bandara hang nadim #tiket pesawat #lion air group