batampos - Perbaikan ruas Jalan S Parman di Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, mulai dikerjakan sejak awal bulan lalu. Proyek tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan berlubang dan bergelombang yang kerap membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik kerusakan telah memasuki tahap pengerukan dan perbaikan. Namun, proses pengerjaan yang menggunakan sebagian badan jalan menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Meski menimbulkan kepadatan lalu lintas sementara, warga berharap perbaikan kali ini dilakukan secara menyeluruh agar kerusakan jalan tidak kembali terulang dalam waktu singkat.
“Selama ini perbaikannya hanya ditambal. Hasilnya bergelombang dan tidak bertahan lama, sehingga cepat rusak lagi,” kata Ranggi, warga Seibeduk.
Baca Juga: Dongkrak Wisata, Natuna Jual Keindahan Alam
Ia menuturkan ruas Jalan S Parman sebenarnya telah diperbaiki pada tahun sebelumnya. Namun, hanya dalam beberapa bulan, kondisi aspal kembali mengalami kerusakan dengan munculnya lubang-lubang yang berpotensi memicu kecelakaan.
“Harapan kami perbaikannya benar-benar maksimal, bukan sekadar tambal sulam. Jalan ini setiap hari ramai dilalui kendaraan, jadi kualitas pekerjaannya harus diperhatikan,” ujarnya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Sumardi, berharap proyek perbaikan tersebut dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak selama ini sering menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.
“Sering ada pengendara yang terjatuh karena menghindari lubang atau tidak melihat kondisi jalan saat malam hari. Mudah-mudahan setelah diperbaiki, jalan ini menjadi lebih aman,” katanya.
Baca Juga: 53 Dapur MBG di Batam Kembali Beroperasi Setelah Dana Operasional Dicairkan
Selain perbaikan jalan, Sumardi juga meminta pemerintah meningkatkan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut. Menurutnya, minimnya pencahayaan pada malam hari turut meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Warga berharap perbaikan infrastruktur yang sedang berlangsung tidak hanya memperbaiki kualitas jalan, tetapi juga didukung peningkatan fasilitas pendukung seperti lampu penerangan agar keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin.
Editor : Putut Ariyo