Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

PPIH: 16 Jamaah Haji Embarkasi Batam Wafat di Tanah Suc

Antara • Selasa, 23 Juni 2026 | 15:30 WIB
Petugas melayani jamaah haji sakit yang akan dipulangkan lebih awal ke tanah air melalui program Tanazul. ANTARA/HO-MCH 2026
Petugas melayani jamaah haji sakit yang akan dipulangkan lebih awal ke tanah air melalui program Tanazul. ANTARA/HO-MCH 2026

batampos – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat sebanyak 16 jamaah haji asal wilayah layanan embarkasi tersebut meninggal dunia di Tanah Suci hingga pertengahan Juni 2026.

Ketua PPIH Embarkasi Batam Muhammad Syafii mengatakan, jamaah yang wafat berasal dari empat provinsi yang berada dalam layanan Embarkasi Batam, yakni Riau, Kepulauan Riau (Kepri), Jambi, dan Kalimantan Barat (Kalbar).

“Dari data yang kami terima, jamaah yang wafat terdiri dari tujuh orang asal Riau, enam orang asal Jambi, dua orang asal Kalimantan Barat, dan satu orang asal Kepulauan Riau,” ujar Syafii saat dikonfirmasi di Batam, Selasa.

PPIH Embarkasi Batam menyampaikan belasungkawa kepada keluarga jamaah yang meninggal dunia selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Baca Juga: Franchise Animasi Populer Berlanjut, Sing 3 dan The Secret Life of Pets 3 Segera Hadir

“Untuk keluarga jamaah haji yang wafat, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Insya Allah almarhum dan almarhumah husnul khatimah,” kata Syafii.

Menurut Syafii, sebagian besar jamaah yang wafat mengalami shock kardiogenik, yaitu kondisi medis serius yang umumnya berkaitan dengan gangguan fungsi jantung, termasuk akibat serangan jantung.

“Sementara untuk jamaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit ada tujuh orang,” jelasnya.

Pemulangan Jamaah Haji Berjalan Sesuai Jadwal

Syafii memastikan proses pemulangan jamaah haji ke Tanah Air melalui Embarkasi Batam berlangsung lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Hingga kepulangan Kloter 18, total sebanyak 7.869 jamaah telah kembali ke Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari 4.684 jamaah asal Riau, 1.853 jamaah asal Kalbar, 884 jamaah asal Kepri, dan 448 jamaah asal Jambi.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jamaah haji sampai saat ini berjalan lancar sesuai jadwal. Tidak ada kendala berarti maupun penundaan yang mengganggu jadwal kepulangan jamaah,” ungkapnya.

Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, PPIH Embarkasi Batam memberangkatkan sebanyak 10.845 jamaah yang tergabung dalam 25 kelompok terbang (kloter).

Syafii menyebutkan, proses pemulangan jamaah masih akan berlangsung hingga kloter terakhir yang dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 30 Juni 2026.

Jamaah dengan Kondisi Medis Akan Dirujuk

PPIH Embarkasi Batam juga memastikan jamaah yang membutuhkan penanganan medis setelah tiba di Batam akan langsung mendapat layanan kesehatan.

“Jika hasil pemeriksaan kesehatan di bandara menunjukkan jamaah membutuhkan perawatan lebih lanjut, maka akan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Syafii mengimbau jamaah yang masih berada di Arab Saudi agar tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatan sebelum kembali ke Indonesia.

“Kepada jamaah yang akan kembali ke Tanah Air, kami berharap tetap menjaga kesehatan dan tetap semangat beribadah di Masjid Nabawi hingga waktu kepulangan tiba,” tutupnya. (*)

Editor : Putut Ariyo
#PPIH Batam #Haji 2026 #jamaah haji #kepri #embarkasi batam