batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Batam sepanjang Mei 2026. Peningkatan tersebut diperkirakan dipicu banyaknya hari libur nasional dan akhir pekan panjang (long weekend) yang terjadi selama bulan tersebut.
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, mengatakan jumlah warga negara asing (WNA) yang masuk ke Batam pada Mei 2026 mencapai 166.619 orang.
Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan April 2026 yang tercatat sebanyak 111.903 orang atau naik sekitar 49 persen.
“Kalau dari data statistik kami melihat ada lonjakan yang signifikan dari April ke Mei. Prediksi kami karena pada Mei kemarin banyak hari libur dan long weekend sehingga membuat jumlah penumpang yang datang ke Batam meningkat,” kata Kharisma di Batam, Rabu.
Data Imigrasi Batam menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan asing pada beberapa bulan sebelumnya relatif stabil. Pada Februari 2026 tercatat sekitar 126 ribu orang, Maret sekitar 110 ribu orang, dan April sebanyak 111.903 orang.
“Lonjakan memang hanya terjadi di bulan Mei. Sebelumnya kunjungan WNA masih cukup stabil di kisaran 110 ribu hingga 120 ribu orang per bulan,” ujarnya.
Singapura dan Malaysia Masih Mendominasi
Berdasarkan data Imigrasi Batam, warga negara Singapura masih menjadi penyumbang wisatawan asing terbesar yang masuk ke Batam selama Mei 2026 dengan total 72.340 orang.
Posisi kedua ditempati warga negara Malaysia sebanyak 64.964 orang. Sementara itu, wisatawan asal China berada di urutan ketiga dengan jumlah 6.583 orang.
Selanjutnya, wisatawan asal India tercatat sebanyak 6.250 orang dan Filipina sebanyak 3.170 orang.
“Top lima negara asal WNA yang masuk ke Batam tidak banyak berubah dari tahun ke tahun. Singapura masih paling banyak, kemudian Malaysia, China, India dan Filipina,” kata Kharisma.
Imigrasi Perkuat Layanan di Pelabuhan Internasional
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Imigrasi Batam terus melakukan berbagai peningkatan layanan di pelabuhan internasional sejak akhir 2024.
Langkah yang dilakukan antara lain penambahan konter pemeriksaan imigrasi, penyediaan konter cadangan saat terjadi lonjakan penumpang, hingga penambahan fasilitas autogate.
Saat ini, di Pelabuhan Internasional Batam Centre tersedia lima autogate keberangkatan dan lima autogate kedatangan yang digunakan untuk mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian.
“Di Pelabuhan Batam Centre sekarang sudah tersedia lima autogate keberangkatan dan lima autogate kedatangan. Fasilitas ini sangat membantu petugas dalam mengurai antrean penumpang,” ujarnya.
Baca Juga: Jesse Marsch Sesali Start Lambat Kanada Saat Takluk dari Swiss, Fokus Bangkit di Babak 32 Besar
Selain itu, Imigrasi Batam juga berkoordinasi dengan operator kapal untuk mengatur jadwal tambahan armada sesuai kapasitas pelayanan di pelabuhan.
“Pengaturan ferry juga kami lakukan bersama perusahaan kapal. Extra ferry disesuaikan dengan kapasitas pelayanan di konter maupun autogate sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan,” kata Kharisma.
Antrean Penumpang Lebih Terkendali
Menurut Kharisma, berbagai upaya yang dilakukan berhasil menjaga kelancaran arus penumpang di pelabuhan internasional Batam, terutama saat terjadi peningkatan kunjungan wisatawan.
Ia menilai kondisi antrean saat ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya karena didukung peningkatan fasilitas dan sistem pelayanan yang lebih efisien.
“Sekarang kita bisa lihat antrean penumpang sudah jauh lebih baik. Tidak lagi terjadi penumpukan seperti sebelumnya, baik di Pelabuhan Batam Centre maupun Harbour Bay,” ujarnya.
Lonjakan kunjungan wisatawan asing pada Mei 2026 menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi Batam yang terus menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan, terutama dari pasar utama seperti Singapura dan Malaysia. (*)
Editor : Putut Ariyo