batampos – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan potongan tarif penyeberangan hingga 30 persen selama masa libur sekolah 2026. Program yang berlaku mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026 itu juga dinikmati pengguna jasa lintasan Tanjung Uban–Telaga Punggur, jalur utama yang menghubungkan Pulau Bintan dengan Kota Batam.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Perhubungan melalui Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor PR.501/1/4/ORJD/2026 tentang pelaksanaan diskon tarif transportasi penyeberangan pada masa libur sekolah. Pemerintah berharap insentif ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Reno Yulianto, mengatakan program tersebut menjadi bentuk dukungan perusahaan agar masyarakat dapat bepergian dengan biaya yang lebih terjangkau selama musim liburan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Batam Tegaskan Tidak Ada Batas Maksimal Rawat Inap Peserta JKN
"Program diskon tarif ferry ini merupakan bentuk dukungan ASDP terhadap mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perjalanan dengan lebih hemat dan nyaman," ujar Reno, Jumat (26/6).
Pada lintasan Tanjung Uban–Telaga Punggur, tarif penumpang pejalan kaki turun dari Rp27 ribu menjadi Rp19 ribu. Sementara tarif kendaraan Golongan II berkurang dari Rp51 ribu menjadi Rp45 ribu, sedangkan kendaraan Golongan IVA turun dari Rp309 ribu menjadi Rp297 ribu.
Selain Batam-Bintan, program potongan tarif juga diberlakukan di sejumlah lintasan strategis nasional, di antaranya Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Pototano, Ajibata–Ambarita, serta Sape–Labuan Bajo.
ASDP telah membuka penjualan tiket dengan tarif promo sejak 6 Juni 2026 melalui seluruh kanal penjualan resmi perusahaan. Masyarakat diimbau memesan tiket lebih awal untuk menghindari kehabisan kuota selama periode libur sekolah.
Baca Juga: Polresta Barelang Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai Rp1,2 Miliar yang Disamarkan dalam Produk Bayi
"Pembelian tiket secara online dan lebih awal sangat kami sarankan agar perjalanan lebih lancar dan terencana. Kami juga mengingatkan pengguna jasa untuk datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket," kata Reno.
Ia menambahkan, program diskon memiliki kuota terbatas dan hanya berlaku selama periode yang telah ditentukan sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Menurut Reno, kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan selama musim liburan. Bagi wilayah kepulauan seperti Batam dan Bintan, insentif tarif ini juga diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata domestik. (*)
Editor : M Tahang