Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Poltevara Batam Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, Fokus Cetak SDM Siap Kerja

batampos • Minggu, 5 Juli 2026 | 08:01 WIB
Foto: Dokumentasi Poltevara untuk Batam Pos
Foto: Dokumentasi Poltevara untuk Batam Pos

batampos – Kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja kompeten masih menjadi tantangan di sektor konstruksi, energi, hingga teknologi digital di Indonesia. Melihat kondisi tersebut, Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara) membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2026/2027 dengan menawarkan pendidikan vokasi yang dirancang sesuai kebutuhan dunia industri.

Berada di bawah naungan Yayasan Puri Global Sukses (PGS), Poltevara menjadi politeknik swasta pertama di Indonesia yang secara khusus mengembangkan pendidikan di bidang konstruksi dan infrastruktur. Kampus yang berlokasi di Gedung M5 The Monde City, Pasir Putih, Batam, itu mengusung konsep Engineering Tomorrow untuk mencetak lulusan siap kerja sekaligus memiliki daya saing global.

Pada tahun akademik perdana, Poltevara membuka tiga program studi jenjang Diploma IV (Sarjana Terapan), yakni Teknologi Konstruksi, Teknologi Energi Terbarukan, dan Teknologi Kecerdasan Digital.

Baca Juga: Ratusan Pelajar Batam Belajar Literasi dan Konservasi Mangrove Bersama RELIMA

Program Studi Teknologi Konstruksi menitikberatkan pembelajaran pada penerapan Building Information Modeling (BIM) yang kini menjadi standar industri konstruksi modern. Lulusannya diproyeksikan mengisi berbagai profesi, mulai dari drafter, surveyor, project manager, QA/QC manager hingga principal engineer.

Sementara itu, Program Studi Teknologi Energi Terbarukan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di sektor energi bersih yang terus berkembang seiring target Net Zero Emission 2060. Lulusannya memiliki peluang menjadi energy engineer, energy auditor, teknisi energi maupun energy consultant.

Adapun Program Studi Teknologi Kecerdasan Digital fokus pada pengembangan keamanan siber, kecerdasan buatan (AI), dan rekayasa komputasi. Lulusannya dipersiapkan menjadi programmer, SOC engineer, digital forensic analyst, AI consultant hingga system architect.

Foto: Dokumentasi Poltevara untuk Batam Pos
Foto: Dokumentasi Poltevara untuk Batam Pos

Untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik, Poltevara menyediakan berbagai fasilitas, antara lain laboratorium STEM, laboratorium komputer, jaringan dan Internet of Things (IoT), laboratorium material beton dan tanah, laboratorium elektro dasar, laboratorium konversi energi, smart classroom, coworking space, sentra bahasa Mandarin dan Inggris, sentra sertifikasi teknik, startup hub, hingga fasilitas olahraga.

Pendaftaran mahasiswa baru telah dibuka sejak 23 Juni dan berlangsung hingga September 2026. Seleksi dilakukan melalui Tes Potensi Akademik (TPA) yang dilaksanakan setiap bulan.

Baca Juga: NVIDIA Indonesia: Pengguna Perlu Memahami Batas AI Cloud dan AI Lokal

Calon mahasiswa dapat mendaftar menggunakan ijazah maupun Surat Keterangan Lulus (SKL) SMA/SMK/MA sederajat dengan melampirkan rapor kelas X hingga XII. Kampus juga memberikan apresiasi bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, sertifikat pelatihan, serta rekomendasi dari perusahaan atau instansi.

Selain itu, Yayasan PGS menyediakan beasiswa hingga 100 persen bagi mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan bantuan pembiayaan pendidikan.

Wakil Direktur I Poltevara, Winda, mengatakan pendirian Poltevara dilatarbelakangi tingginya kebutuhan tenaga kerja kompeten di berbagai sektor industri.

Menurutnya, sekitar 85 persen perusahaan teknologi masih mengalami kesulitan memperoleh talenta berkualitas. Bahkan, sekitar 70 persen perusahaan multinasional di Indonesia masih mengandalkan tenaga kerja asing untuk mengisi posisi strategis di bidang teknologi.

"Ini menunjukkan peluang kerja bagi lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri masih sangat besar," ujarnya.

Baca Juga: Kepri jadi Pintu Kejahatan Lintas Negara, Pengamanan di Perbatasan Diperketat

Di sektor konstruksi, kebutuhan tenaga ahli secara nasional diperkirakan mencapai 12 juta orang. Namun, tenaga kerja yang telah memiliki sertifikasi baru sekitar 720 ribu orang. Sementara di sektor digital, Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 9 juta tenaga profesional hingga 2030.

Menurut Winda, posisi Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan internasional menjadi keuntungan tersendiri bagi lulusan Poltevara. Selain berpeluang bekerja di kawasan industri Batam, alumni juga dipersiapkan untuk bersaing di tingkat ASEAN, termasuk Malaysia dan Singapura, bahkan bekerja secara remote untuk perusahaan teknologi global.

"Kami ingin menghasilkan lulusan yang bukan hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi pemimpin dan inovator di bidangnya. Kami berharap Poltevara dapat berkontribusi dalam menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Informasi pendaftaran dapat diakses melalui s.id/beasiswapgs atau menghubungi 0811-7000-8181. (*)

Editor : M Tahang
#Poltevara Batam #Pendaftaran Mahasiswa Baru #studi vokasi