Batam Masih Jadi Magnet Pencari Kerja, Lebih dari 15 Ribu Orang Daftar dalam Enam Bulan

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB
Grafis pencari kerja. F. chatgpt
ilustrasi grafis pencari kerja. F. chatgpt

batampos – Kota Batam masih menjadi tujuan utama para pencari kerja. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencatat sebanyak 15.189 orang mendaftarkan diri sebagai pencari kerja.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.242 orang berhasil memperoleh pekerjaan, sementara perusahaan melaporkan kebutuhan sebanyak 6.215 lowongan kerja selama semester pertama tahun ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan tingginya jumlah pencari kerja menunjukkan aktivitas pasar kerja di Batam masih cukup dinamis. Menurutnya, Batam tetap menjadi daerah tujuan masyarakat yang ingin bekerja, terutama di sektor industri manufaktur.

Baca Juga: Angin Puting Beliung Terjang Kawasan PT VME Batuampar, Workshop Rusak Berat

"Batam masih menjadi salah satu daerah tujuan pencari kerja. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan agar kebutuhan tenaga kerja dapat segera dipenuhi dan masyarakat lebih cepat terserap ke dunia kerja," ujar Yudi, Rabu (22/7).

Berdasarkan rekapitulasi Disnaker, jumlah pencari kerja mengalami fluktuasi setiap bulan. Pada Januari tercatat 1.842 orang, Februari 2.612 orang, Maret 1.709 orang, April 2.646 orang, Mei meningkat menjadi 3.475 orang, kemudian turun menjadi 2.905 orang pada Juni. Secara keseluruhan, jumlah pencari kerja selama enam bulan mencapai 15.189 orang.

Sementara itu, penempatan tenaga kerja juga terus berlangsung. Pada Januari sebanyak 1.303 orang berhasil ditempatkan bekerja, Februari 688 orang, Maret 483 orang, April 931 orang, Mei 1.062 orang, dan Juni 775 orang. Total sebanyak 5.242 pencari kerja telah terserap ke berbagai perusahaan hingga akhir Juni 2026.

Baca Juga: Etos Kerja Jadi Sorotan, DPRD Kepri Nilai Karakter Masih Jadi Kendala Tenaga Kerja Lokal Masuk Industri

Di sisi lain, perusahaan yang melaporkan kebutuhan tenaga kerja kepada Disnaker menyediakan 6.215 lowongan. Rinciannya, Januari 1.417 lowongan, Februari 1.208 lowongan, Maret 576 lowongan, April 1.139 lowongan, Mei 1.068 lowongan, dan Juni 807 lowongan.

Yudi mengatakan pihaknya terus mendorong perusahaan untuk aktif melaporkan kebutuhan tenaga kerja agar proses pencocokan antara pencari kerja dan dunia usaha dapat berlangsung lebih cepat melalui sistem informasi pasar kerja, bursa kerja (job fair), hingga layanan walk in interview.

Selain memperluas akses informasi lowongan, Disnaker juga terus meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui berbagai pelatihan berbasis kompetensi dan program sertifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di Batam.

"Harapan kami, pada semester kedua penempatan tenaga kerja dapat terus meningkat seiring bertambahnya investasi dan kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Batam," kata Yudi.

Meski jumlah pencari kerja masih jauh lebih besar dibandingkan tenaga kerja yang berhasil ditempatkan, data tersebut menunjukkan Batam tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri nasional yang terus menarik arus pencari kerja dari berbagai daerah. (*)

Editor : Jamil Qasim
15 Ribu Orang pencari kerja