‎Siapkan Pojok Literasi, BP Batam Gandeng Kantor Bahasa Kepri

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 11:00 WIB
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menerima audiensi Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Titik Wijanarti, beserta jajaran di Ruang Rapat Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Selasa (21/7). F.Humas BP Batam untuk Batam Pos
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menerima audiensi Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Titik Wijanarti, beserta jajaran di Ruang Rapat Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Selasa (21/7). F.Humas BP Batam untuk Batam Pos

Batampos - Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai membenahi aspek penggunaan bahasa dengan menggandeng Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau untuk memperkuat kualitas komunikasi kepada masyarakat melalui penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

‎Rencana kerja sama tersebut mengemuka dalam audiensi antara Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, dengan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Titik Wijanarti, beserta jajaran, di Ruang Rapat Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Selasa (21/7/2026) lalu.

‎Pertemuan itu membahas sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari pendampingan penggunaan bahasa Indonesia pada dokumen resmi dan media publikasi, peningkatan kapasitas aparatur melalui pembinaan kebahasaan, hingga penyediaan pojok baca atau pojok literasi di sejumlah ruang pelayanan publik BP Batam.

Baca Juga: Bapenda Batam: Pendapatan Daerah Semester I 2026 Tumbuh Hampir 22 Persen

‎Ariastuty mengatakan, penggunaan bahasa yang sesuai kaidah bukan sekadar persoalan tata bahasa, melainkan bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang profesional dan mudah dipahami masyarakat.

‎Menurutnya, informasi yang disampaikan pemerintah harus jelas agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda.

‎"Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan bagian dari upaya BP Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komunikasi yang jelas dan mudah dipahami akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan BP Batam," ujarnya.

‎Ia menilai kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Jumaga Nadeak Ajukan Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana Pesparawi

‎Bahasa yang komunikatif, kata Ariastuty, akan membantu masyarakat memahami berbagai kebijakan, prosedur layanan, maupun informasi yang disampaikan BP Batam.

‎"Kami ingin setiap informasi yang diterima masyarakat tidak hanya akurat, tetapi juga komunikatif, efektif, dan sesuai kaidah bahasa Indonesia," katanya.

‎Sementara itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Titik Wijanarti, menawarkan dukungan melalui berbagai program pendampingan kebahasaan bagi aparatur BP Batam.

‎Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyusunan dokumen resmi, publikasi kelembagaan, hingga materi layanan publik agar lebih efektif dan mudah dipahami masyarakat.

Baca Juga: Pemprov Kepri: RUU Daerah Kepulauan Berpotensi Perkuat Keuangan Daerah

‎Selain pembinaan bahasa, kedua instansi juga membahas pengembangan budaya literasi melalui penyediaan pojok baca di sejumlah fasilitas pelayanan publik BP Batam.

‎Audiensi ditutup dengan diskusi mengenai langkah-langkah konkret yang akan segera direalisasikan sebagai bentuk sinergi antara BP Batam dan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau.

‎Kerja sama itu diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas komunikasi birokrasi, tetapi juga mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik melalui penyampaian informasi publik yang jelas, efektif, dan mudah diakses masyarakat. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
kantor bahasa kepri pojok literasi batam bp batam