Batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang menerapkan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan rekonstruksi Jalan Gajah Mada yang dimulai pada Sabtu (25/7/2026) hari ini.
Pengalihan arus pun dilakukan secara bertahap untuk mengurangi potensi kemacetan di lokasi pekerjaan.
Pada tahap pertama, ruas Jalan Gajah Mada di depan Universitas Internasional Batam (UIB) menuju Taman Kota untuk arah Nagoya ditutup sementara. Kendaraan dari arah tersebut diarahkan melintas melalui Flyover Sei Ladi menuju Flyover Laluan Madani.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Wisatawan Malaysia, Disbudpar: Ini Mencederai Citra Pariwisata Batam
Setelah pekerjaan di sisi pertama selesai, rekonstruksi akan dilanjutkan pada lajur seberangnya. Pada tahap kedua, penutupan hanya dilakukan pada satu lajur sehingga kendaraan masih dapat melintas dengan pengaturan petugas di lapangan.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pola rekayasa lalu lintas bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.
“Pengaturan lalu lintas akan dievaluasi secara berkala bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang," ujarnya.
Baca Juga: Akses Permodalan UMKM Diperluas, Pemko Batam Gandeng Bank Sumut
Ariastuty mengatakan, jika diperlukan penyesuaian untuk menjaga kelancaran arus kendaraan maupun keselamatan pengguna jalan, maka rekayasa akan disesuaikan berdasarkan rekomendasi petugas di lapangan.
BP Batam mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan jalur alternatif selama proses rekonstruksi berlangsung.
"Dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu kelancaran pekerjaan sehingga perbaikan Jalan Gajah Mada selesai sesuai target," pungkas Ariastuty. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak