Kursi Eselon II di Pemko Batam Mulai Terisi, Dua Pejabat Lagi Segera Pensiun

Muhammad Syaban • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 12:30 WIB
Sekda Batam, Firmansyah, menyampaikan sambutan saat memperingati HUT ke-27 BMGQ Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (6/7/2026). F. HUMAS DISKOMINFO BATAM
Sekda Batam, Firmansyah. F. HUMAS DISKOMINFO BATAM

Batampos – Perombakan struktur pejabat di lingkungan Pemko Batam masih terus berlangsung. Sejumlah kursi jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II) hingga administrator (eselon III) masih mengalami kekosongan.

‎Bahkan, dalam waktu dekat jumlah jabatan yang lowong dipastikan kembali bertambah seiring memasuki masa pensiun sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, memastikan pengisian sejumlah jabatan kosong akan mulai dilakukan pada 1 Agustus mendatang.

‎"Kekosongan itu insyaallah 1 Agustus ini akan diisi," ujar Firmansyah kepada Batam Pos, Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Proyek Jaringan Air Bersih Senilai Rp5 Miliar Mulai Dikerjakan di Tanjungpinang

‎Saat ditanya jabatan mana yang akan lebih dahulu diisi, Firmansyah menyebut proses itu akan dimulai dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai bagian dari penataan birokrasi.

‎Menurutnya, saat ini hanya terdapat dua jabatan eselon II yang benar-benar kosong, yakni Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga serta Kepala Inspektorat Kota Batam. Namun, dalam waktu dekat jumlahnya akan kembali bertambah karena dua pejabat lainnya akan memasuki masa pensiun.

‎"Yang kosong sekarang itu hanya Dinas Kepemudaan dan Olahraga dengan Inspektorat. Dua itu saja. Tapi ke depan akan ada yang pensiun, dari Dinas Kesehatan dan BPKAD," katanya.

‎Jabatan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga kosong setelah pejabat sebelumnya memasuki masa purna bakti. Sementara itu, posisi Kepala Inspektorat hingga kini masih diisi oleh pelaksana tugas setelah adanya mutasi pejabat sebelumnya.

Baca Juga: Audit BPK Belum Rampung, Polda Kepri Belum Tetapkan Tersangka Korupsi Jembatan SP II di Anambas

‎Selain dua jabatan tersebut, posisi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga belum definitif. Saat ini jabatan tersebut masih dijalankan oleh Pelaksana Harian (Plh) Suhar. Kekosongan terjadi setelah pejabat sebelumnya, Gustian Riau, tersandung dugaan pelanggaran etik.

‎Gelombang kekosongan jabatan diperkirakan kembali terjadi dalam waktu dekat. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Didi Kusmarjadi, dijadwalkan memasuki masa pensiun. Hal serupa juga akan terjadi di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), yang saat ini dipimpin Malik.

‎Meski demikian, Firmansyah memastikan Pemko Batam telah menyiapkan kandidat untuk mengisi seluruh jabatan yang akan kosong. Menurutnya, dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang mencapai sekitar 6.000 orang, tidak akan sulit mencari figur yang memenuhi syarat.

‎"Orangnya sudah ada. Masa dari 6.000 pegawai Pemko, masa tidak bisa diisi oleh satu dua orang yang kosong itu," ujarnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
pejabat struktural Kota Batam Firmansyah pemko batam