Bangun Data Center di Kabil, Longmotive Siapkan SDM Lokal Sambut Investasi Digital

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 15:00 WIB
Direktur PT Longmotive Indonesia Group, Yusri Sarebong. F ist untuk Batam Pos
Direktur PT Longmotive Indonesia Group, Yusri Sarebong. F ist untuk Batam Pos

batampos - Gelombang investasi pusat data (data center) yang terus mengalir ke Batam mulai membuka kebutuhan besar akan tenaga kerja dengan keahlian khusus. Melihat peluang tersebut, PT Longmotive Indonesia Group tidak hanya fokus membangun infrastruktur digital, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing di industri berteknologi tinggi tersebut.

Perusahaan yang bergerak sebagai kontraktor spesialis pembangunan data center itu kembali dipercaya mengerjakan proyek pembangunan pusat data di Kawasan Industri Kabil. Proyek tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada Agustus 2026, setelah sebelumnya PT Longmotive Indonesia sukses menyelesaikan proyek serupa di kawasan Nongsa Digital Park (NDP).

Direktur PT Longmotive Indonesia Group, Yusri Sarebong, mengatakan meningkatnya pembangunan data center di Batam menjadi peluang besar bagi tenaga kerja lokal untuk naik kelas melalui penguasaan kompetensi yang lebih spesifik.

"Saat ini kami sedang melaksanakan proyek pembangunan data center di Kawasan Industri Kabil. Sebelumnya, PT Longmotive Indonesia juga telah berhasil menyelesaikan proyek data center di Nongsa Digital Park. Proyek baru ini akan mulai berjalan pada Agustus 2026," ujar Yusri, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar tenaga kerja yang dilibatkan dalam proyek berasal dari masyarakat lokal. Namun, untuk pekerjaan tertentu yang membutuhkan keahlian khusus, perusahaan masih harus menggunakan tenaga spesialis.

"Sebagian besar pekerja kami adalah tenaga lokal. Namun pembangunan data center memiliki karakteristik yang berbeda dengan pekerjaan mekanikal dan elektrikal pada umumnya. Untuk pekerjaan dengan tingkat keahlian tinggi yang belum tersedia di Indonesia, kami terpaksa menggunakan tenaga spesialis dari luar negeri," jelasnya.

Menurut Yusri, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas SDM nasional agar mampu memenuhi kebutuhan industri data center yang berkembang sangat cepat.

Baca Juga: Belasan Ribu Jamaah Padati Kepri Bersholawat 3, Batam Bergema Lantunan Sholawat

Karena itu, PT Longmotive Indonesia Group berkomitmen mendorong lahirnya tenaga-tenaga profesional di bidang pembangunan data center melalui program pelatihan dan peningkatan kompetensi.

"Ke depan kami berencana bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk menyelenggarakan pelatihan tenaga terampil. Harapannya semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri data center sehingga peluang kerja bagi tenaga lokal semakin besar," katanya.

Sementara itu, Public Relation Executive PT Longmotive Indonesia Group, Lisa, mengatakan perusahaan memiliki visi jangka panjang untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung transformasi digital di Batam.

Dengan pengalaman mengerjakan proyek pusat data di kawasan industri strategis seperti Nongsa dan Kabil, Longmotive optimistis pertumbuhan infrastruktur digital akan semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat ekonomi digital nasional.

"Dalam jangka panjang, visi kami adalah menjadi mitra strategis yang ikut mengamankan fondasi digitalisasi Kota Batam. Kami berharap pertumbuhan data center tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mempercepat adopsi teknologi bagi dunia usaha dan instansi pemerintahan," ujarnya.

Lisa berharap Batam ke depan tidak hanya dikenal sebagai lokasi berdirinya pusat-pusat data berskala internasional, tetapi juga menjadi pusat lahirnya tenaga ahli teknologi dan elektromekanis yang mampu bersaing di tingkat global.

"Digitalisasi bukan sekadar tentang mesin dan kabel, tetapi bagaimana teknologi mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Bersama talenta lokal Batam, kami siap membangun masa depan digital Indonesia yang lebih kokoh, maju, dan inklusif," tutupnya. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
PT Longmotive Indonesia Group infrastruktur digital SDM industri kabil data center