Pengisian Saldo Masih Dibekukan, Driver Maxim Batam Menunggu Kepastian

Eusebius Sara • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 12:22 WIB
Mxim, perusahaan aplikator layanan transportasi daring.
Maxim, perusahaan aplikator layanan transportasi daring.

 
batampos -
Ketidakpastian masih membayangi ratusan mitra pengemudi Maxim di Batam. Hingga Rabu (5/8/2026), pihak Maxim Batam maupun PT Rifim Internasional Gemilang belum memberikan penjelasan resmi terkait penghentian pengisian saldo akun yang membuat banyak driver tidak lagi bisa menerima pesanan.

Sejak pengumuman penangguhan pengisian saldo pada Jumat (31/7/2026) para pengemudi yang menggunakan akun melalui PT Rifim Internasional Gemilang tidak dapat lagi melakukan top up saldo. Kondisi tersebut membuat saldo akun mereka habis sehingga tidak bisa beroperasi.

Sejumlah driver mengaku kecewa karena hingga kini perusahaan belum menyampaikan penjelasan mengenai penyebab maupun solusi atas persoalan tersebut. Padahal, menurut mereka, masalah ini menyangkut mata pencaharian ratusan pengemudi.

“Sampai sekarang banyak driver yang tidak bisa beroperasi karena tidak bisa mengisi saldo,” ujar AR, salah seorang driver Maxim.

Baca Juga: Top Up Saldo Ditangguhkan, Driver Maxim Batam Tak Bisa Terima Order

Keluhan serupa disampaikan RD. Ia mempertanyakan alasan penghentian pengisian saldo tanpa disertai penjelasan yang jelas kepada seluruh mitra pengemudi.

“Kalau memang legal, kenapa pengisian saldo dihentikan? Kalau memang ada masalah, seharusnya dijelaskan secara terbuka atau ditutup serentak. Jangan sampai driver yang dirugikan karena terlihat seolah-olah tidak mau isi saldo, padahal memang tidak bisa,” katanya.

Meski keluhan terus bermunculan, pihak Maxim Batam belum memberikan tanggapan resmi. Saat dikonfirmasi Batam Pos, Kepala Cabang Maxim Batam, Tito, memilih tidak menjelaskan persoalan tersebut dan menyarankan agar konfirmasi disampaikan kepada Bobby selaku pengelola PT Rifim Internasional Gemilang.

Namun, saat dihubungi, Bobby juga belum bersedia memberikan keterangan. Ia menyatakan tidak ingin mengomentari persoalan tersebut dengan alasan masih banyak pemberitaan lain yang menurutnya lebih penting dibandingkan persoalan yang dihadapi para driver.

Belum adanya penjelasan resmi dari kedua pihak membuat para mitra pengemudi terus berada dalam ketidakpastian. Mereka berharap perusahaan segera memberikan klarifikasi terbuka mengenai penyebab penghentian pengisian saldo, status pengelolaan akun, serta kepastian kapan layanan dapat kembali normal sehingga mereka bisa kembali mencari nafkah. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Rifim Internasional Gemilang ojek online Maxim saldo