batampos – Perum Bulog Kantor Cabang Batam memastikan ketersediaan beras premium di Kota Batam dan Kabupaten Karimun tetap aman. Untuk memudahkan masyarakat memperoleh beras berkualitas, Bulog memperluas distribusi ke sejumlah jaringan ritel modern nasional maupun lokal.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Ashariyanti Pratimi, mengatakan selain menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berkualitas medium, Bulog kini juga memasarkan beras premium melalui berbagai gerai ritel modern.
"Bulog tidak hanya menyediakan beras SPHP dengan kualitas medium, tetapi juga beras premium yang kini semakin mudah dijangkau masyarakat melalui jaringan ritel modern," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/8).
Baca Juga: Gerai Indomaret Bertambah, Pemko Tanjungpinang Targetkan 25 Gerai Serap Ratusan Tenaga Kerja
Saat ini, beras premium Bulog telah tersedia di sejumlah jaringan ritel, seperti Hypermart, Lotte, Gogo Mart, dan Swalayan Oriental.
Hingga 5 Agustus 2026, stok beras premium yang dikelola Bulog Batam mencapai 305 ton. Jumlah tersebut terdiri atas 260 ton di Kota Batam dan 45 ton di Kabupaten Karimun.
Beras yang dipasarkan merupakan merek BeFood Setra Ramos dan Punokawan dalam kemasan 5 kilogram. Produk tersebut dijual seharga Rp77 ribu per kemasan atau Rp15.400 per kilogram, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Ashariyanti menjelaskan, beras premium tersebut dipasok dari Magetan, Jawa Timur, dan dikirim langsung dalam kemasan 5 kilogram. Proses distribusi dari daerah asal hingga tiba di Batam memerlukan waktu sekitar satu bulan.
Baca Juga: Unjuk Kekuatan Tempur, TNI Tembakkan Rudal C-705 di Dabo Singkep
Menurutnya, perluasan distribusi ke ritel modern merupakan bagian dari upaya Bulog menjaga stabilitas pasokan dan harga beras premium di Batam dan Karimun.
"Kami terus memastikan pasokan aman dan distribusi berjalan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun harga beras," katanya.
Bulog optimistis langkah tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap beras premium dengan harga yang tetap sesuai ketentuan pemerintah, sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Kepulauan Riau. (*)
Editor : Jamil Qasim