batampos – Maxim Indonesia memastikan layanan pengisian saldo bagi mitra pengemudi di Batam telah kembali beroperasi normal setelah sempat dihentikan sementara. Perusahaan menegaskan gangguan tersebut bukan berasal dari kebijakan internal Maxim, melainkan berkaitan dengan proses pemeriksaan dan kendala operasional pihak ketiga.
Dalam keterangan resminya, Maxim menjelaskan penghentian sementara layanan pengisian saldo melalui PT Rifim Gemilang dilakukan untuk mendukung pemeriksaan internal sekaligus penyelesaian kendala teknis yang terjadi pada mitra operasional.
Perusahaan menyebut langkah tersebut diambil demi menjaga kelancaran layanan dan memberikan perlindungan terhadap kepentingan mitra pengemudi maupun pelanggan.
Baca Juga: Pengisian Saldo Masih Dibekukan, Driver Maxim Batam Menunggu Kepastian
Selain itu, penghentian sementara juga dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan otoritas bandara guna mencegah dampak yang lebih luas selama proses penyelesaian berlangsung.
Maxim menegaskan keputusan tersebut bukan merupakan kebijakan yang dirancang ataupun diinisiasi oleh perusahaan.
"Penghentian sementara tersebut bukan merupakan kebijakan yang direncanakan ataupun diinisiasi oleh Maxim. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas permintaan dari pihak eksternal," tulis manajemen Maxim dalam pernyataan resminya.
Perusahaan juga menyayangkan adanya pemberitaan yang dinilai menimbulkan kesalahpahaman mengenai penyebab penghentian layanan pengisian saldo tersebut.
Saat ini, seluruh layanan telah dipulihkan. Mitra pengemudi di Batam disebut sudah dapat kembali melakukan pengisian saldo dan menerima pesanan seperti biasa.
Maxim menyampaikan permohonan maaf kepada para mitra atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi. Perusahaan juga mengapresiasi pengertian dan dukungan para mitra selama proses penyelesaian berlangsung.
Baca Juga: Top Up Saldo Ditangguhkan, Driver Maxim Batam Tak Bisa Terima Order
"Seluruh mitra pengemudi sudah dapat melakukan pengisian saldo dan kembali menerima pesanan seperti biasa," demikian keterangan Maxim.
Ke depan, perusahaan menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus memastikan operasional berjalan lancar.
Maxim juga menyatakan komitmennya untuk tetap menjadi mitra transportasi daring yang andal serta membuka ruang dialog dengan seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai informasi, Maxim telah beroperasi di Indonesia sejak 2018 dan kini melayani masyarakat di lebih dari 400 kota di seluruh Indonesia. Tahun ini perusahaan juga menandai delapan tahun operasionalnya di Tanah Air. (*)
Editor : M Tahang