batampos - Semangat berbagi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Batam Pos. Tidak hanya menggelar donor darah, Batam Pos juga menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Yaa Bunayya, yang berada di bawah naungan Yayasan Nur Mahabbah Batam, kawasan Trans Barelang, Desa Kelingking, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Jumat (7/8).
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta santunan uang tunai bagi anak-anak asuh di panti tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial menjelang puncak perayaan HUT ke-28 Batam Pos yang akan digelar pada 10 Agustus 2026.
Mewakili manajemen Batam Pos, Agus Triyono mengatakan kegiatan berbagi telah menjadi tradisi perusahaan setiap memperingati hari jadinya. Menurutnya, kehadiran Batam Pos di panti asuhan merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus berbagi kepada masyarakat.
“Kami bersyukur masih diberi kesehatan dan rezeki sehingga bisa kembali berkunjung dan berbagi dengan adik-adik di sini. Kami juga memohon doa agar Batam Pos terus berkembang, tetap eksis, dan dapat terus menghadirkan berita-berita yang positif serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Usai Donor Darah, Koran Batam Pos Salurkan Sembako, Pakaian, dan Santunan ke Panti Asuhan
Agus mengakui bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa dibandingkan kebutuhan panti. Namun, menurutnya, nilai utama dari kegiatan tersebut adalah kepedulian dan keikhlasan untuk berbagi dengan sesama.
“Kami berharap setiap tahun masih dapat hadir di tengah-tengah adik-adik semua untuk terus berbagi,” katanya.
Bendahara Yayasan Nur Mahabbah Batam, Yulismadinar, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Batam Pos yang menyempatkan datang langsung ke panti asuhan. Menurutnya, perhatian yang diberikan jauh lebih bermakna dibandingkan besarnya nilai bantuan.
“Kami tidak pernah memandang besar atau kecilnya bantuan. Orang datang saja kami sudah sangat bersyukur. Kepedulian seperti ini luar biasa di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujarnya.
Ia mengatakan selama ini yayasan tidak pernah mengajukan proposal permohonan bantuan kepada pihak mana pun. Pengelola panti memilih menjalankan aktivitas dengan kemampuan yang ada sambil terus berdoa agar selalu ada masyarakat yang tergerak membantu.
“Sering kali ada yang datang hanya membawa bantuan sederhana. Tetapi karena diberikan dengan tulus, kami sangat terharu dan selalu mendoakan mereka. Yang kami lihat adalah keikhlasannya, bukan besar kecilnya pemberian,” katanya.
Yulismadinar menambahkan, seluruh anak asuh di panti dalam kondisi sehat dan masih dapat mengenyam pendidikan. Ia berharap semakin banyak masyarakat maupun perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan dan kebutuhan anak-anak panti asuhan.
“Kami bersyukur anak-anak masih sehat dan semuanya masih bisa sekolah. Mudah-mudahan Allah memberikan kelancaran kepada seluruh keluarga besar Batam Pos dan membalas semua kebaikan yang diberikan kepada anak-anak di sini,” ujarnya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri