batampos - Aktivitas mobilitas masyarakat dan wisatawan di Kota Batam kembali menunjukkan peningkatan pada Juni 2026. Pergerakan penumpang melalui jalur udara dan laut tercatat melonjak dibandingkan bulan sebelumnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, sepanjang Juni 2026 terdapat 302.628 penumpang pesawat domestik yang menggunakan Bandara Hang Nadim Batam. Angka tersebut naik 20,12 persen dibandingkan Mei 2026.
Sementara itu, penumpang pesawat internasional juga mengalami pertumbuhan. Tercatat sebanyak 23.401 penumpang, meningkat 13,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala BPS Kota Batam Devi Indriastuti mengatakan, peningkatan juga terlihat pada aktivitas transportasi laut. Pada Juni, jumlah penumpang kapal domestik mencapai 396.643 orang, tumbuh 13,19 persen dibandingkan Mei.
Sedangkan penumpang kapal rute internasional jauh lebih tinggi, mencapai 512.025 orang. Angka ini meningkat 8,02 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
“Jika seluruh pergerakan penumpang udara dan laut domestik maupun internasional digabungkan, jumlahnya mencapai sekitar 1,23 juta perjalanan penumpang sepanjang Juni 2026,” ujarnya, Minggu (9/8).
Baca Juga: Hutan Lindung Tembesi Mulai Direhabilitasi, Puluhan Beringin Disiapkan
Di sektor penerbangan domestik, peningkatan terutama terlihat dari jumlah penumpang yang tiba di Batam. BPS mencatat 154.383 penumpang domestik datang ke Batam selama Juni. Jumlah tersebut meningkat 21,51 persen dibandingkan Mei.
Namun, jika dibandingkan Juni tahun sebelumnya, jumlah kedatangan domestik justru turun 4,97 persen. Pada Juni 2025, jumlah penumpang domestik yang datang tercatat sebanyak 162.457 orang.
“Untuk keberangkatan domestik, Bandara Hang Nadim melayani 148.245 penumpang sepanjang Juni. Jumlah tersebut melonjak 18,71 persen dibandingkan Mei yang berada di angka 124.885 penumpang,” tambah Devi.
Pergerakan penumpang internasional melalui jalur udara juga memperlihatkan dinamika yang cukup tajam. Jumlah penumpang internasional yang tiba di Batam mencapai 16.150 orang, melonjak 142,67 persen dibandingkan Mei yang hanya 6.655 orang.
“Sebaliknya, penumpang internasional yang berangkat justru turun 47,98 persen, menjadi 7.251 orang,” tuturnya.
Lonjakan mobilitas juga terlihat di pelabuhan-pelabuhan Batam. Untuk rute domestik, jumlah penumpang yang tiba pada Juni mencapai 193.414 orang, naik 16,87 persen dibandingkan Mei yang tercatat 165.493 orang.
Secara tahunan, kedatangan penumpang domestik melalui laut juga masih tumbuh 7,65 persen. Sedangkan penumpang yang berangkat dari pelabuhan domestik mencapai 203.229 orang. Angka ini naik 9,90 persen dibandingkan Mei yang berjumlah 184.926 orang.
“Pertumbuhan juga terjadi secara tahunan. Jumlah keberangkatan penumpang domestik meningkat 8,96 persen dibandingkan Juni 2025,” sebut Devi.
Baca Juga: 8.000 Keluarga Kampar di Batam Jadi Modal Perkuat Persaudaraan Melayu
Untuk jalur internasional, jumlah penumpang yang tiba di Batam melalui pelabuhan tercatat 236.509 orang. Angka ini justru turun 5,49 persen dibandingkan Mei dan turun 6,82 persen dibandingkan Juni 2025.
Namun, arus keberangkatan ke luar negeri justru melonjak. Sebanyak 275.516 penumpang tercatat berangkat melalui pelabuhan internasional di Batam sepanjang Juni. Jumlah tersebut naik 23,14 persen dibandingkan Mei yang hanya 223.749 penumpang.
Meski demikian, secara tahunan angka keberangkatan internasional masih turun tipis 1,30 persen dibandingkan Juni 2025.
Data tersebut menunjukkan geliat transportasi Batam pada Juni tidak bergerak seragam. Jalur domestik, baik udara maupun laut, sama-sama mengalami peningkatan, sementara jalur internasional memperlihatkan perbedaan antara arus kedatangan dan keberangkatan.
Kondisi ini sekaligus menggambarkan tingginya pergerakan orang keluar-masuk Batam sebagai salah satu pintu gerbang transportasi dan perdagangan di kawasan perbatasan. (*)
Editor : Yofi Yuhendri