batampos - Badan Pengusahaan (BP) Batam ikut turun ke jalan dalam Pawai Pembangunan, Minggu (9/8) pagi. Tujuh kedeputian BP Batam membawa identitas dan layanan masing-masing, disertai kendaraan operasional seperti mobil patroli, pemadam kebakaran, dan ambulans.
BP Batam menjadi salah satu peserta dengan menampilkan jajaran dari tujuh kedeputian. Masing-masing unit mengenakan pakaian dinas sesuai bidang kerja untuk memperkenalkan peran dan fungsi BP Batam kepada masyarakat.
Tujuh kedeputian tersebut yakni Kedeputian Administrasi dan Keuangan, Kedeputian Kebijakan Strategis, Kedeputian Pengelolaan Kawasan, Kedeputian Investasi, Kedeputian Pengusahaan, Kedeputian Pelayanan Umum, serta Kedeputian Infrastruktur.
Baca Juga: 8.000 Warga Meriahkan Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI di Batam
Selain barisan peserta, BP Batam mengerahkan dua kendaraan untuk mengikuti pawai. Kendaraan tersebut menampilkan sejumlah unit operasional, antara lain kendaraan patroli dan sepeda motor dari Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan, kendaraan Pemadam Kebakaran BP Batam, serta ambulans Rumah Sakit BP Batam (RSBP).
Rangkaian pawai dimulai dari Dataran Engku Hamidah, Batam Centre. Peserta kemudian bergerak menuju kawasan Pollux Habibie, berbelok kanan ke K Square, lalu menuju Polresta Barelang.
Dari kawasan Polresta Barelang, rombongan melanjutkan perjalanan melalui Jalan Laluan Madani sebelum kembali menuju Dataran Engku Hamidah sebagai titik finis.
Pawai tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah Pemerintah Kota Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sekolah dan perguruan tinggi, BUMN dan BUMD, perbankan, perusahaan swasta, paguyuban hingga organisasi kemasyarakatan.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyambut langsung peserta pawai di kawasan Dataran Engku Hamidah.
Amsakar mengatakan Pawai Pembangunan tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Batam.
“Semangat kemerdekaan harus terus kita maknai dengan menjaga persatuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujar Amsakar.
Menurut dia, kebersamaan antarunsur masyarakat dan pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Batam.
Li Claudia Chandra mengatakan pawai menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarelemen masyarakat di Batam. Ia berharap semangat peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan.
"Melalui semangat kemerdekaan ini, mari kita terus menjaga kekompakan, memberikan kontribusi terbaik, dan bersama-sama menciptakan Batam yang semakin maju, nyaman, dan sejahtera,” kata Li Claudia.
Keikutsertaan BP Batam dalam pawai menjadi bagian dari sinergi bersama Pemerintah Kota Batam dan berbagai elemen masyarakat dalam memperingati kemerdekaan sekaligus memperkenalkan peran BP Batam dalam pengelolaan dan pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam. (*)
Editor : Yofi Yuhendri