Kunjungan Wisatawan ke Batam Tembus 800 Ribu hingga Juni 2026

Jamaluddin Lobang • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 15:40 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata ketika diwawancarai Batam pos seusai menghadiri ulang tahun ke-28 Batam Pos, Senin, (10/8) F. Jamaluddin/Batam pos
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata ketika diwawancarai Batam pos seusai menghadiri ulang tahun ke-28 Batam Pos, Senin, (10/8) F. Jamaluddin/Batam pos

 
batampos - Batam mencatat hampir 800 ribu kunjungan wisatawan sepanjang Januari hingga Juni 2026. Wisatawan asal Singapura masih mendominasi, sementara kunjungan dari Malaysia melonjak hampir dua kali lipat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan angka tersebut mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Jumlah sampai dengan data ini, 800 ribuan. Dari Januari sampai Juni sudah hampir 800 ribu,” kata Ardiwinata seusai menghadiri HUT ke-28 Batam Pos, Senin (10/8).

Menurutnya, peningkatan kunjungan ditopang tiga faktor utama, yakni akses, amenitas, dan atraksi. Infrastruktur jalan yang semakin baik serta peningkatan kenyamanan terminal feri dan kapal penyeberangan menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

Dari sisi fasilitas, Batam kini memiliki sekitar 270 hotel, pusat perbelanjaan, restoran, hingga berbagai tempat rekreasi. Pilihan kuliner yang beragam juga menjadi daya tarik, terutama bagi wisatawan Malaysia yang disebut memiliki minat terhadap makanan khas Indonesia.

Sementara dari sisi atraksi, Pemkot Batam terus memperbanyak kegiatan wisata. Event olahraga, musik dan kuliner digelar sepanjang tahun. Batam 10K dijadwalkan berlangsung 20 September 2026, sedangkan Batam International Marching Band and Art Competition (BIMEC) kembali menghadirkan peserta dari sejumlah negara.

Selain event, wisata bahari Pulau Abang dan atraksi budaya Melayu menjadi bagian dari potensi wisata Batam.

Ardiwinata mengatakan pemerintah juga terus mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas pelayanan melalui pelatihan dan penerapan Sapta Pesona.

Ia menyebut Batam menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau. Sekitar 80 persen kunjungan wisatawan ke provinsi tersebut berasal dari Batam.

“Wisatawan kita hampir 80 persen itu dari Batam,” ujarnya. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
disbudpar batam turis wisatawan pariwisata