batampos - Warga di sekitar kawasan SP Plaza, Kecamatan Sagulung, Batam, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di sebuah halte dekat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Selasa (11/8) pagi.
Pria tersebut diketahui berinisial YM, 43, warga asal Belinyu, Bangka Belitung. Ia ditemukan tergeletak di lantai halte dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tubuh korban berada di lantai halte dengan beralaskan dan ditutupi lembaran kardus bekas. Di sekitar tubuh korban juga terlihat wadah makanan berbahan styrofoam serta botol air mineral yang masih menyisakan air.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Anwar Aris membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Gak ada tanda kekerasan. Awalnya dari informasi warga, korban sempat meminta uang untuk beli makan, dikasih warga. Itu dia beli nasi, di lokasi masih terlihat nasi di dekat jenazah korban,” ujar Anwar, Selasa (11/8).
Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan warga pada Selasa pagi dalam kondisi tubuh sudah kaku. Makanan yang sebelumnya dibeli korban juga masih terlihat di sekitar lokasi dan belum habis dikonsumsi.
“Tadi pagi sudah tegang, nasi yang dibeli pun masih ada. Korban berinisial YM, usia 43 tahun, ditemukan di halte depan SP Plaza, dekat JPO,” jelasnya.
Menurut informasi awal yang diterima kepolisian, korban merupakan warga asal Belinyu, Bangka Belitung. Polisi masih melakukan penelusuran untuk memastikan identitas serta mencari keberadaan pihak keluarga korban.
Saat ini, jenazah YM telah dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk penanganan lebih lanjut.
“Sudah dibawa ke RS Bhayangkara. Saat ini kami masih mencari keberadaan keluarga korban,” kata Anwar.
Polisi masih melakukan pendataan dan penelusuran terhadap pihak keluarga korban. Sementara itu, dari pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh YM. (*)
Editor : Yofi Yuhendri