Erlita Amsakar Pimpin LASQI-NJ Batam, Perkuat Pembinaan Seni Islami

Muhammad Sya'ban • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:30 WIB
Erlita Amsakar dikukuhkan sebagai Ketua DPD LASQI-NJ Kota Batam periode 2026-2031 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (12/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam/Ade Rahmatullah
Erlita Amsakar dikukuhkan sebagai Ketua DPD LASQI-NJ Kota Batam periode 2026-2031 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (12/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam/Ade Rahmatullah

batampos – Erlita Amsakar mendapat amanah memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia Nahdlatul Jam’iyah (LASQI-NJ) Kota Batam periode 2026-2031.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam itu dikukuhkan sebagai ketua bersama jajaran pengurus LASQI-NJ Batam di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (12/8/2026).

Pengukuhan dilakukan Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LASQI Provinsi Kepulauan Riau Yuniarni Pustoko Weni dan disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Firmansyah.

Baca Juga: Pengangguran Kepri 6,45 Persen, Wamen Pendidikan Soroti Kompetensi Lulusan SMK

Dalam kesempatan tersebut, Firmansyah menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru LASQI-NJ Batam. Ia berharap organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah pengembangan seni Islami, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda.

"Saya yakin dengan kepemimpinan dan kekompakan seluruh pengurus, LASQI-NJ Batam dapat semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Firmansyah.

Menurut dia, seni memiliki peran lebih luas dari sekadar hiburan. Seni dapat menjadi media menyampaikan pesan moral, mempererat kebersamaan, sekaligus menjaga nilai budaya dan keagamaan di tengah perkembangan zaman.

"LASQI-NJ bukan sekadar wadah seni. Ada ruang untuk membangun karakter, menanamkan nilai-nilai kebaikan, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dekat dengan generasi muda," katanya.

Firmansyah berharap kepemimpinan Erlita Amsakar dapat membawa program pembinaan yang lebih adaptif dan inovatif. Pembinaan seni qasidah juga diharapkan diperluas sehingga dapat menjangkau lebih banyak anak-anak dan generasi muda di Batam.

Baca Juga: 1,3 Ton Ketamin Mulai Dimusnahkan di Batam

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas seni dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk membangun ekosistem seni Islami yang berkelanjutan.

"Batam terus berkembang menjadi kota modern dan berdaya saing. Namun, kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan karakter, budaya, dan spiritualitas juga menjadi bagian penting," ujarnya.

Ia optimistis LASQI-NJ Batam di bawah kepemimpinan Erlita dapat melahirkan inovasi baru, memperkuat pembinaan seni qasidah serta mendorong munculnya talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama Batam di tingkat provinsi hingga nasional.

"Yang kita bangun bukan hanya organisasi, tetapi juga gerakan kebudayaan. Semoga LASQI-NJ menjadi rumah bagi generasi yang kreatif dalam berkarya, kuat dalam karakter, dan tetap menjunjung nilai-nilai agama," katanya.

Sementara itu, Erlita Amsakar bersama jajaran pengurus akan menjalankan amanah memimpin LASQI-NJ Batam selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Gasak Uang dan Emas Rp110 Juta, Dua Pencuri Rumah di Bengkong Dibekuk

Kepengurusan baru tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi LASQI-NJ dalam bidang sosial, keagamaan dan kebudayaan, sekaligus menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda di Kota Batam.

Pemerintah Kota Batam juga mendorong penguatan sinergi dengan LASQI-NJ agar pembinaan seni Islami dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan. (*)

Editor : M Tahang
Erlita Amsakar LASQI-NJ Batam